Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Dua Orang Pekerja Meninggal Dunia Tertimpah Bangunan Kandang Ayam

Dua Orang Pekerja Meninggal Dunia Tertimpah Bangunan Kandang Ayam

  • calendar_month 8 jam yang lalu

Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Wilayah Kabupaten Malang yang terus menerus diguyur hujan, hal ini berakibat terjadinya bencana alam, salah satunya adalah tanah longsor dan angin puting beliung. Seperti yang terjadi di wilayah Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, yang mana terjadi kandang ayam milik Wawan warga setempat roboh dikarenakan bagian belakang utara kendang ayam tersebut mengalami tanah ambles. Hal itu diduga kelebihan kapasitas yang berlebihan, pada Selasa (24/2), pukul 09.19 WIB.

Sehingga beberapa orang pekerja menyelamatkan diri, namun ada beberapa pekerja yang lainnya terjebak di reruntuhan bangunan kandang ayam tersebut. Dengan adanya bangunan kandang ayam roboh, maka ratusan ekor ayam, dan bahkan ribuan ayam mati, serta kendang ayam itu telah mengalami kerusakan dan pemiliknya mengalami kerugian kerugian.

“Saat ini kami masih melakukan assessment, luas kandang diperkirakan 12×50 meter persegi (m2), dan jumlah ternak sebanyak 25.000 ekor,” terang Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Selasa (24/2), kepada wartawan.

Tim BPBD Kabupaten Malang saat melakukan pencarian korban yang tertimpah reruntuhan kendang ayam akibat tanah ambles

Diungkapkan, dalam tanah ambles tersebut, ada 5 orang pekerja, 3 orang terluka yang langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat, 1 orang meninggal dunia (MD), dan 1 orang belum ditemukan. Sedangkan pekerja yang menjadi korban amblesnya tanah tersebut, yakni bernama Yanto, Yono, Woto, Yanuar, Roni, Thomas, Rian. Dan yang meninggal dunia atas nama Thomas, warga Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang dan atas nama Rian, warga Kabupaten Lumajang ditemukan Tim BPBD sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Sedangkan untuk kondisi saat ini, 3 orang korban selamat, tim sudah di lokasi untuk assessment,evakuasi dan pencarian korban yang belum ditemukan.

“Saat ini, kebutuhan yang mendesak adalah tandu, masker, sarung tangan, kantong mayat (terpenuhi), gerinda potong, cut saw atau gergaji potong (terpenuhi). Dengan adanya laporan dari masyarakat terkait kandang ayam ropboh akibat tanah ambles, maka pihaknya langsung menurunkan tim untuk menuju lokasi dan melaksanakan pencarian,” jelas Sadono.

Disisi lain dia juga menyampaikan, pada hari Senin (23/2) kemarin, juga terjadi bencana angin puting beliung, di wilayah Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, yang sebelumnya di wilayah tersebut diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang, sejak pukul 16.00 WIB, yang diduga berdampak kerusakan pada 15 rumah, rata-rata kerusakan rumah warga tersebut pada bagian teras. Selain itu juga menumbang tiga pohon, dan tidak membawa korban jiwa. Dari bencana tersebut, Bupati Malang HM Sanusi sudah secara langsung memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Malang agar waspada jika wilayahnya diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang. Karena hal itu bisa menyebabkan bencana dan bisa menyebabkan kerusakan bangunan rumah, bahkan bisa membawa korban baik luka-luka maupun meninggal duniam” pungkas Sadono.(*).

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less