Realisasi Pajak Kota Batu Triwulan III 2025 Surplus, Pemkot Fokus Optimalkan Potensi PAD
- calendar_month Rab, 29 Okt 2025

Sektor hiburan menjadi salah satu penyumbang PAD terbesar Kota Batu. (Foto: Dafa)
Peweimalang.com, Kota Batu- Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) mencatat tren positif dalam realisasi pendapatan pajak hingga triwulan ketiga tahun anggaran 2025. Berdasarkan data terbaru, terjadi surplus pendapatan sebesar 2-3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, meskipun sejumlah sektor mengalami perlambatan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Zadim Efisiensi, menjelaskan bahwa realisasi pajak Kota Batu tersebut merupakan hasil dari strategi Pemkot yang aktif dalam mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).
“Beberapa perangkat daerah penghasil terus melakukan optimalisasi, salah satunya melalui Bapenda yang aktif menjalin komunikasi dengan para pelaku usaha,” ujar Zadim.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan wajib pajak menjadi faktor penting yang mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, Mohammad Nur Adhim menuturkan, meski ada kebijakan efisiensi, kinerja pendapatan dari beberapa sektor seperti pajak hotel, restoran, dan parkir mengalami penurunan.
“Namun di sisi lain, kami berupaya menggali potensi lain agar PAD tetap meningkat. Contohnya dari sektor Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang kontribusinya cukup besar. Jadi, bukan kuantitas yang naik, melainkan kualitasnya,” jelas Adhim.
Ia menambahkan, pihaknya juga masih fokus memaksimalkan penerimaan dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) yang dinilai memiliki potensi besar.
Adapun target PAD Kota Batu pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp327 miliar. Hingga 17 Oktober 2025, realisasinya telah mencapai Rp235 miliar atau 71,71 persen dari total target. Bapenda optimistis target tersebut dapat tercapai sepenuhnya pada akhir tahun, seperti halnya capaian tahun lalu.
“Tentu saja untuk mencapai 100 persen, Bapenda tidak bisa bekerja sendiri. Semua perangkat daerah penghasil harus bergerak bersama agar target bisa terpenuhi,” imbuhnya.
Meski tengah mengejar target pendapatan, Pemkot Batu memastikan tidak akan menambah beban pajak bagi masyarakat. Fokus utama diarahkan pada pemetaan potensi yang belum tergarap maksimal serta peningkatan edukasi dan komunikasi dengan para pelaku usaha.
- Penulis: Dafa Wahyu Pratama
- Editor: Redaksi










Saat ini belum ada komentar