Bupati Malang Kunjungi Pemprov Lampung Pelajari Hilirisasi Komoditas Unggulan dan Pembangunan Kawasan Industri

Bupati Malang Kunjungi Pemprov Lampung Pelajari Hilirisasi
Wagub Provinsi Lampung Jihan Nurlela (kiri) saat memberikan cinderamata kepada Bupati Malang HM Sanusi (kanan), di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung

Peweimalang.com, Kab Malang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menjadi rujukan strategis bagi daerah lain, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, guna untuk mempelajari percepatan hilirisasi komoditas unggulan dan pengembangan kawasan industri. Hal ini didorong oleh posisi strategis Lampung dan kesiapannya menjadi pusat industri pengolahan pangan di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

Sedangkan untuk mempelajari percepatan hilirisasi tersebut, maka Bupati Malang HM Sanusi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang bersama beberapa kepala dinas (kadis) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Lampung. Sedangkan dalam kunker tersebut diterima langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, pada Rabu (8/7) kemarin.

Bacaan Lainnya

Menurut, Bupati Malang HM Sanusi, Kamis (9/6), kepada wartawan, kenapa Provinsi Lampung kita Pilih?. Karena dinilai sukses membangun fondasi kawasan industri yang komprehensif serta terintegrasi dengan pelabuhan dan dukungan logistik. Pembelajaran ini dinilai krusial untuk arah pembangunan ekonomi di Kabupaten Malang. “Kami ingin mempelajari bagaimana membangun ekosistem investasi yang siap. Dan bukan hanya menyediakan lahan, tetapi juga memastikan kesiapan tata ruang, utilitas, konektivitas logistik, dan kepastian investasi,” ujarnya.

Bupati Malang HM Sanusi saat kunker ke Provinsi Lampung

Saat ini, kata dia, Kabupaten Malang mencatatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar Rp 150,23 triliun, dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mencapai 5,92 persen, tertinggi kedua di Jawa Timur (Jatim). Sedangkan struktur ekonominya didominasi oleh sektor industri pengolahan sebesar 33,67 persen, perdagangan sebesar 18,78 persen, dan pertanian sebesar 13,81 persen. Capaian tersebut perlu didukung oleh kawasan industri yang terintegrasi. Terlebih, Kabupaten Malang tengah menyiapkan sejumlah proyek strategis nasional maupun daerah melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Diantaranya, Tol Malang–Kepanjen, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanjuruhan, Alun-alun Kepanjen, Bromo Vulcania Park, Skytrain, dan Masjid Raya Kepanjen.

Sanusi menyampaikan, dalam kunker ke Provinsi Lampung telah disambut baik oleh Wagub Lampung Jihan Nurlela, terkait kolaborasi strategis. Sedangkan kolaborasi strategi tersebut meliputi pengolahan komoditas unggulan seperti kopi, singkong, dan kelapa sawit, serta pembangunan pabrik bioetanol. “Karena Provinsi Lampung menargetkan transformasi melalui langkah strategis, termasuk pengembangan kawasan industri baru dan komitmen pada prioritas bioetanol nasional,” tuturnya.(*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *