Peweimalang.com, Kota Batu – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) sejak tahun 2022. Dalam waktu hampir tiga tahun, program ini berhasil mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di industri farmasi dan dunia kefarmasian lainnya.
Kepala Prodi Pendidikan Profesi Apoteker UIN Malang, Dr. apt. Rahmi Annisa, M.Farm., mengungkapkan bahwa gagasan pendirian prodi ini sudah dirintis sejak lama. Diawali pada Tahun 2013, kampus kami mendirikan Program Studi Sarjana Farmasi. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, terasa belum lengkap tanpa adanya Pendidikan Profesi Apoteker ,” ujarnya.
Proses perencanaan dan persiapan pendirian prodi ini memakan waktu cukup panjang. “Kami mulai bersiap sejak 2018, mulai dari sarana prasarana hingga sumber daya manusia. Barulah pada 2022, prodi ini resmi berdiri,” tambah Rahmi.
Antusiasme Masyarakat Tinggi
Antusiasme masyarakat terhadap PSPPA UIN Malang cukup signifikan. Hal ini terlihat dari jumlah peminat yang terus meningkat setiap semester. Pada setiap periode seleksi, rasio pendaftar mencapai 1:3, dengan total pendaftar terakhir mencapai 120 orang.
“Penerimaan dilakukan setiap semester. Semester genap 40 mahasiswa, semester ganjil 60 mahasiswa. Jumlah animo ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” jelas Rahmi.
Keunggulan: Kesehatan Haji dan Produk Halal
Yang membedakan PSPPA UIN Malang dengan kampus lain adalah keunggulan Program Studi yaitu kesehatan haji dan produk halal. Rahmi mengatakan, “Saat ini, baru UIN Malang yang memiliki keunggulan pada dua bidang tersebut. Hal ini menjadi nilai plus bagi alumni kami saat bekerja di dunia kefarmasian.”
Prestasi: 100 Persen Lulus Ujian Nasional
Salah satu prestasi paling membanggakan adalah tingkat kelulusan 100 persen pada Ujian Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker (UKOMNAS PDPA) yang diselenggarakan secara nasional. “Dari alumni angkatan pertama hingga kelima yang telah kami luluskan, semua lulus 100 persen di kesempatan pertama (firts taker). Ini tidak mudah, karena ujian bersifat nasional baik metode CBT dan OSCE, ungkap Rahmi.
Berkat prestasi ini, UIN Malang berhasil meraih peringkat ke-7 Nasional dari total 88 institusi penyelenggara Pendidikan Profesi Apoteker pada periode 1 Tahun 2026.
Karakter Lulusan: Apoteker Ulul Albab
Selain kompetensi akademik, PSPPA UIN Malang juga membentuk karakter Apoteker Ulul Albab. “Lulusan kami tidak hanya pandai secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai professional, soft skill kepemimpinan dan kecerdasan emosional yang baik,” tegas Rahmi.





