PKS Sowan ke PCNU Kota Malang, Menimba Nasihat Ulama dan Merawat Persaudaraan

PKS Sowan ke PCNU Kota Malang, Menimba Nasihat Ulama dan Merawat Persaudaraan
Seluruh anggota Fraksi PKS Kota Malang sowan ke PCNU Kota Malang. (Foto: Kominfo PKS Kota Mlg)

Peweimalang.com, Kota Malang — Suasana penuh keakraban dan kesejukan mewarnai silaturahmi jajaran DPD PKS dan Fraksi PKS DPRD Kota Malang ke Kantor PCNU Kota Malang, Jumat (16/10/2026). Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda kelembagaan, melainkan juga menjadi momentum untuk mengaji, menyimak nasihat para ulama, serta memperkuat persaudaraan dan semangat kebangsaan.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, Dr. H Indra Permana, menegaskan bahwa sowan kepada para ulama merupakan bagian dari ikhtiar untuk terus belajar dan memperbaiki diri dalam menjalankan amanah kepada masyarakat.

“Bagi kami, sowan kepada para ulama bukan sekadar silaturahmi. Ini juga kesempatan untuk mengaji dalam makna yang luas, mendengarkan nasihat, serta belajar bagaimana menjaga persaudaraan dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Semakin besar amanah yang kita emban, semakin besar pula kebutuhan kita untuk terus belajar,” ujar Indra.

Rombongan PKS diterima oleh jajaran PCNU Kota Malang, di antaranya Wakil Rais PCNU Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., dan Ketua PCNU Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag. Bendahara Ir. H Suhardi

Ketua PCNU: Silaturahmi dan Dialog Penting untuk Merawat Persaudaraan

Dalam pertemuan tersebut, Ketua PCNU Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag., menyampaikan sejumlah nasihat mengenai pentingnya silaturahmi, membangun komunikasi yang terbuka, serta merawat persaudaraan di tengah perbedaan.

Menurut Indra, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa berbagai persoalan masyarakat perlu disikapi melalui dialog dan kebersamaan, bukan dengan memperbesar perbedaan.

“Kami mendapatkan banyak nasihat dari Ketua PCNU, Dr. KH. Isroqunnajah, M.Ag.  Beliau mengingatkan pentingnya membangun komunikasi, menjaga persaudaraan, dan menjadikan dialog sebagai jalan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Bagi kami, ini merupakan pelajaran berharga dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat,” ungkap Indra.

Ia menilai, hubungan baik antara tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan unsur politik merupakan modal penting untuk membangun Kota Malang yang harmonis dan sejahtera.

Prof. KH. Kasuwi Saiban: NU Adalah Rumah Besar Bangsa

Sementara itu, Wakil Rais PCNU Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag., menyampaikan pesan bahwa Nahdlatul Ulama merupakan rumah besar bagi bangsa Indonesia. Karena itu, siapa pun dipersilakan datang untuk bersilaturahmi dan menjalin komunikasi.

Bagi Indra, pesan tersebut memiliki makna mendalam karena menegaskan bahwa persaudaraan dan kebangsaan harus melampaui sekat-sekat organisasi maupun perbedaan pilihan politik.

“Pesan Prof. KH. Kasuwi Saiban sangat menyejukkan. NU sebagai rumah besar bangsa memberikan teladan bahwa silaturahmi harus terbuka bagi siapa pun. Kita boleh berbeda organisasi dan pandangan politik, tetapi kita tetap bersaudara dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga Indonesia,” katanya.

Mengawal Persoalan Keumatan, Mengutamakan Kemanfaatan

Selain mendengarkan nasihat para ulama, pertemuan tersebut juga membahas berbagai persoalan sosial di Kota Malang, termasuk perlindungan generasi muda, penguatan ketahanan keluarga, serta usulan moratorium penerbitan izin baru tempat penjualan minuman beralkohol yang perlu dikaji sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Indra menegaskan bahwa aspirasi dan nasihat ulama menjadi masukan penting dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sebagai anggota DPRD Kota Malang.

“Politik seharusnya menjadi jalan pengabdian, bukan sekat pemisah. Kami ingin terus membangun komunikasi dengan para ulama dan seluruh elemen masyarakat agar kebijakan yang diperjuangkan benar-benar membawa manfaat bagi warga Kota Malang,” tegasnya.

Ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan seremonial, tetapi berlanjut menjadi komunikasi dan kolaborasi nyata untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat.

“Semoga pertemuan ini menjadi jalan bertambahnya ilmu, kuatnya ukhuwah, dan hadirnya keberkahan bagi Kota Malang. Mari terus merawat persaudaraan, menjaga kerukunan, dan membangun kota ini bersama-sama. Monggo sesarengan,” pungkas Indra.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *