Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Belum lama ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Akibat adanya OTT tersebut, membuat situasi di Kota/Kabupaten Malang menjadi mencekam.
Terlebih, pada Sabtu (11/4/2026) kemarin lembaga antirasuah itu ni telah menggelar konferensi pers atas kasus OTT Bupati Tulungagung tersebut.
Dalam konferensi pers tersebut, muncul isu nama Jember dan Malang ikut disinggung dalam konteks potensi praktik korupsi di daerah sekitar.
Isu tersebut muncul dari pertanyaan jurnalis yang menyinggung adanya indikasi kasus korupsi di wilayah sekitar Tulungagung.
Bahkan, isu tersebut muncul dugaan anak kepala daerah yang mengatur semua proyek. Disebutkan kepala daerah di sekitar Tulungagung lebih sakti dan lebih jago terkait korupsi. Selain itu, juga ada keterlibatan pihak lain yang disebut sebagai makelar kasus.
Dikesempatan itu, Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK RI Asep Guntur Rahayu menjelaskan, bahwa KPK akan melakukan pengawasan ketat hingga penindakan di wilayah sekitar Tulungagung jika ditemukan bukti pelanggaran.
“Dengan terungkapnya kasus ini, diharapkan daerah-daerah di sekitar Tulungagung bisa berbenah,” katanya, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal resmi YouTube KPK RI.
Untuk itu, lanjut Asep, dengan momentum OTT ini harus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah lain agar menjalankan tata kelola anggaran secara transparan dan akuntabel, serta menjaga integritas dalam pelaksanaan efisiensi anggaran yang tengah berjalan tahun ini.
“Kebijakan itu tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Setiap rupiah dalam anggaran harus digunakan untuk kepentingan rakyat dan tidak boleh dikorupsi,” jelasnya.
Lebih lanjut, tambah Asep, KPK memastikan akan terus memantau perkembangan di berbagai daerah, termasuk wilayah yang disebut dalam konferensi pers, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.
“Kami terus melakukan pemantauan di berbagai daerah di sekitar Tulungagung,” tukasnya.
Meski tidak disebutkan nama Kabupaten Malang dalam konferensi pers, Bupati Malang HM Sanusi memberikan tanggapannya terkait OTT Bupati Tulungagung.
”Itu urusannya daerah lain, Insya Allah untuk Kabupaten Malang aman,” tegas Sanusi, saat dikonfirmasi awak media.





