Desain Karya Dosen Ma Chung, Terpilih Jadi Logo Pariwisata Kabupaten Malang
- calendar_month Sel, 11 Nov 2025

Launching logo pariwisata Kabupaten Malang. (Agung Budi)
Peweimalang.com – Desain logo dari dosen Universitas Ma Chung, Amar Ma’ruf Stya Bakti terpilih menjadi pemenang logo pariwisata Kabupaten Malang. Menariknya, logo yang menjadi pemenang ini menggambarkan secara keseluruhan Kabupaten Malang yang diwakilkan dalam bentuk udeng kemplengan.
Menurut Amar, pemilihan bentuk logo udeng kemplengan ini merupakan identitas budaya dari Kabupaten Malang yang harus dilestarikan.
“Saya harap nanti semua pelaku pariwisata dan ekraf memakai udeng kemplengan asli Kabupaten Malang untuk menyambut tamu dan sebagainya,” kata Amar, Selasa (11/11/2025).
Amar mengatakan bahwa perlombaan ini harus memiliki beberapa persyaratan, yaitu harus menggambarkan Kabupaten Malang. Amar mengaku bahwa dirinya telah mencari keunikan yang dimiliki Kabupaten Malang yang berbeda dari kota dan kabupaten lainnya di Indonesia.
“Idenya cukup lama selama 2 minggu untuk menemukan udeng kemplengan ini, dan eksekusinya selama dua jam,” ujarnya.
Makna dari logo tersebut adalah identitas lokal, candi. Amar menyebut bahwa Kabupaten Malang memiliki sejarah yang bagus sekali, mulai dari candi, seni budaya, dan kekayaan alam.
“kita punya sejarah besar kerajaan singosari, selendang merepresentasikan seni budaya, gunung kekayaan wisata alam dan air mewakili wisata air. Mewakili semua yang ada di Kabupaten Malang,” paparnya.
Mengenai pemilihan warna, Amar mengungkapkan tentang keharmonisan alam, air biru dan merah mewakili keberanian.
“Bentuknya tidak menggunakan golden rasio seperti corporat, karena logo ini pariwisata jadi membuat sendiri, kraft,” jelas dosen Ma Chung itu.
Menjadi pemenang lomba logo, tidaklah mudah bagi Amar untuk meraihnya. Ia harus bersaing dengan desainer grafis yang mengikutinya. Dari 61 karya, Amar lolos ke babak 10 besar. Lalu lanjut ke 3 besar finalis.
“3 besar ini ada revisi dari pakar-pakar diolah lagi hingga seperti ini. Masukan dari dinas dan juga masukan dari Bupati Malang, H. Sanusi dan jadilah seperti sekarang,” ucapnya.
Dosen Ma Chung dan desainer yang tergabung dalam Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI), Amar tidak ingin logonya menjadi simbol seremonial. Namun juga menjadi bagian dari gerakan budaya lokal.
“Ini kebanggaan masyarakat dan budaya kita harus dilestarikan, semua yang dilogo itu menggambarkan Kabupaten Malang,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Malang H. Sanusi mengungkapkan bahwa terpilihnya logo Amar dikarenakan logo tersebut merepresentasikan Hadi Jadi Kabupaten Malang ke-1265 yang mengusung tema Peningkatan Daya Saing Daerah dalam Peningkatan Ekonomi yang Berkelanjutan.
“Logo itu terpilih karena merepresentadikan khas budaya Kabupaten Malang. Dari pariwisata Kabupaten Malang, ada laut, air terjun dan sebagainya,” pungkasnya.
- Penulis: Agung Budi
- Editor: PWI Malang Raya











Saat ini belum ada komentar