Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Dimata Penyandang Disabilitas Kota Malang, Buher sebagai Sosok Bapak Disabilitas

Dimata Penyandang Disabilitas Kota Malang, Buher sebagai Sosok Bapak Disabilitas

  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025

Peweimalang.com, Kota Malang – Masyarakat Kota Malang sangat terkesan dan tidak bisa terlupakan kepemimpinan Kombes Pol Budi Hermanto yang saat itu menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota, yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya. Sedangkan Budi Hermanto atau panggilan akrabnya Buher, sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kapolres Batu dan Kapolres Blitar.

Sehingga sosok Buher itu juga dikenal luas, bukan hanya karena dedikasinya di dunia Kepolisian saja, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas. Berkat konsistensi dan kedekatannya yang tulus, maka Buher yang saat itu menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota periode 2021–2024, bahkan dijuluki Bapak Disabilitas oleh komunitas difabel Malang Raya.

Julukan bapak disabilitas, kata salah satu penyandang disabilitas warga Kota Malang Rara Lingga Mardiani Pragasiwi, yang kisahnya pernah bergabung sebagai staf Humas Polresta Malang Kota, bukan tanpa alasan. Sebab, selama menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota aktif menjalin hubungan dengan berbagai komunitas disabilitas. Dan dia tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, namun juga terlibat langsung dalam aksi nyata, mulai dari memberikan bantuan alat bantu seperti kursi roda, membuka akses kerja di lingkungan Polresta Malang Kota bagi penyandang disabilitas, hingga menghadirkan berbagai program sosial yang berorientasi pada pemberdayaan.

Salah satu program yang menjadi bukti nyata kepeduliannya, kata dia, yakni Malang Kota Siap Berbagi (Makota Sigap), yang mana program itu sebuah gerakan sosial yang membantu warga difabel dan masyarakat kurang mampu. Melalui program itu, sejumlah penyandang disabilitas di Malang Raya mendapatkan fasilitas untuk meningkatkan kemandirian mereka.Seperti dirinya dan beberapa teman yang sama-sama penyandang disabilitas diberikan kesempatan untuk bekerja di lingkungan Mapolresta Malang Kota. Dan Buher itu selalu menekankan pentingnya kemanusiaan di balik seragam polisi.

“Tidaklah perlu menjadi hebat, cukuplah bermanfaat, yang mana kalimat itu kerap diucapkan dan diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” terangnya.

Sehingga dengan dedikasinya itu, kata Rara, perwira menengah (pamen) yang berpangkat tiga melati di pundaknya, sering menerima penghargaan, baik dari internal Kepolisian maupun Lembaga lain. Salah satunya adalah menerima dua penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur melalui Rastra Sewakottama Award. Dan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam memperjuangkan hak dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.

“Meski telah dipercaya menjabat sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, semangat kepeduliannya terhadap kaum disabilitas tetap dibawa. “Kami berharap apa yang telah dilakukan di Malang dapat menginspirasi institusi lain untuk membangun lingkungan yang lebih inklusif,” pintahnya.

Dalam kesempatan itu, Rara menambahkan, bagi saya, dirinya tidak layak menjadi objek belas kasihan. Para disabilitas bagian dari kita yang layak diberi kesempatan dan ruang untuk berkembang. Sehingga dengan kehadiran sosok Budi Hermanto menjadi bukti bahwa di balik tugas Kepolisian yang keras, masih ada ruang luas bagi kepedulian dan kasih sayang.

“Tak heran jika bagi anak-anak penyandang disabilitas di Malang Raya ini, beliau bukan sekadar seorang pamen Polri, melainkan pahlawan yang bekerja dengan hati yang ikhlas,” pungkasnya.(*).

  • Penulis: PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less