Zainal Habib: Dukung Tim Nasional Spanyol dan Brasil Jadi Juara FIFA World Cup 2026

Zainal Habib: Dukung Tim Nasional Spanyol dan Brasil Jadi Juara FIFA World Cup 2026
Wakil Rektor II UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Zainal Habib.

Peweimalang.com, Kota Malang – Menjelang gelaran turnamen akbar FIFA World Cup 2026, yang akan berlangsung pada 11 Juni-19 Juli 2026, di Estadio Azteca, Mexico City, Meksiko, dan ditutup dengan laga final di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, telah ditunggu-tunggu oleh pecinta sepak bola di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Sehingga tidak hanya menjadi panggung perebutan trofi paling bergengsi di dunia, tetapi juga medan benturan dua filosofi sepak bola terbesar.

Sedangkan dukungan pada tim sepak bola atau tim kesayangan yang ikut bertanding sudah mulai bermunculan, meski pertandingan bergengsi tersebut belum dimulai. Dalam dukungan tim kesayangannya itu, tidak hanya mendapatkan dukungan dari maniak olahraga sepak bola saja, namun dari semua lapisan masyarakat khususnya di Indonesia.

Salah satunya adalah, Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang Dr Zainal Habib, SH, MH, sebagai pendukung berat tim sepak bola dari Spanyol dan Brasil. Dia mendukung tim kesayangannya itu, karena memiliki berbagai alasan. Diantaranya, telah memiliki keindahan taktik bertanding, sehingga membuat dua kekuatan utama yang paling dinantikan performanya oleh para pecinta sepak bola global.

Sedangkan kedua tim sepak bola raksasa ini menawarkan daya tarik kontras namun sama-sama mematikan, menjadikannya opsi teratas bagi para penggemar yang mengharapkan tontonan sepak bola level tertinggi. Dan para pemainnya bagus-bagus, serta cara permainannya taktis dan solid. “Tapi alasan selanjutnya anak saya suka pada tim kesebelasan kedua negara itu,” jelas Zainal Habib, Minggu (7/6), kepada Peweimalang.com.

Menurutnya, Tim Nasional Spanyol (La Roja) memasuki putaran final Piala Dunia 2026 merupakan edisi terbesar dalam sejarah turnamen yang diikuti oleh 48 negara peserta dan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sehingga dengan wajah yang jauh lebih dinamis, setelah bertahun-tahun diidentikkan dengan gaya tiki-taka konvensional yang mengandalkan ribuan operan pendek, Spanyol kini telah bermutasi menjadi mesin gol yang vertikal dan progresif.

Menurut analis sepak bola dunia, kata Zainal, menilai ada tiga faktor utama yang membuat Spanyol begitu menakutkan di turnamen FIFA World Cup 2026 nanti, yakni Kematangan Generasi Emas Baru, Mentalitas Juara Euro, dan Permainan Sayap yang Eksplosif. Sedangkan tim nasional Brasil (Seleção) tetap setia pada khittah mereka sebagai lambang estetika sepak bola. Sebagai satu-satunya negara pemilik lima bintang Piala Dunia, Brasil selalu memikul ekspektasi sejarah yang masif di setiap turnamen. “Pada edisi 2026 ini, Brasil membawa misi penebusan dosa setelah hasil mengecewakan di beberapa edisi terdahulu,” tutur Zainal.(*).

 

 

Penulis: Redaksi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *