Jembatan Garuda Hubungkan Dua Desa di Kabupaten Malang

Jembatan Garuda Hubungkan Dua Desa di Kabupaten Malang
Bupati Malang HM Sanusi saat menghadiri santunan anak yatim di Pekan Islami ke-XIX PT ACA Malang, digelar di Pendapa Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. (Istimewa)

Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Warga desa di dua kecamatan di wilayah Kabupaten Malang kini telah menikmati fasilitas Jembatan Garuda yang dibangun Pemerintah Pusat melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI), yakni Jembatan Garuda. Sedangkan jembatan tersebut menghubungkan Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung dengan Desa Mangunrejo, Kecamatan Kepanjen. Sebelum dibangun jembatan, warga di dua desa itu jika menuju Desa Mangunrejo atau sebaliknya ke Desa Ternyang harus menyebrang dengan naik perahu kecil, karena harus melintasi sungai.

Jembatan Garuda tersebut diresmikan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, pada Senin (9/3) kemarin sore, secara bersamaan melalui zoom meeting, yang totalnya mencapai 218 jembatan yang dibangun di berbagai daerah yang tersebar di Indonesia, termasuk di wilayah Aceh yang terdampak bencana alam.

Bacaan Lainnya

“Jembatan Garuda yang dibangun untuk menghubungkan kedua desa di wilayah Kecamatan Kepanjen dan Sumberpucung sangat bermanfaat dan membantu masyarakat. Apalagi sebelumnya, masyarakat menggunakan perahu kecil yang sangat berbahaya, karena melewati Sungai,” kata Bupati Malang HM Sanusi, Selasa (10/3), saat menghadiri Pekan Islami ke-XIX PT Anugerah Citra Abadi (ACA) Malang, di Pendapa Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Sebelumnya, terang dia, anak-anak sekolah dari Desa Ternyang yang bersekolah ke wilayah Kepanjen, harus menyebrang dengan menggunakan perahu kecil, namun sekarang setelah ada Jembatan Garuda, mereka lebih cepat hanya ditempuh 15 menit dan tidak membutuhkan waktu lama. Sedangkan pembangunan semuanya dari TNI, namun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mendukung dengan pavingisasi dari Desa Ternyang. Sehingga daya dukung Pemkab Malang atas keberlanjutan keberadaan jembatan tersebut akan melakukan pemeliharaan.

“Tentunya, setelah Jembatan Garuda diserahkan kepada Pemkab Malang,” tegasnya.

Menurut Sanusi, Presiden Prabowo Subianto dalam zoom meeting saat meresmikan 218 jembatan menegaskan bahwa pembangunan ratusan jembatan di berbagai daerah merupakan bukti kehadiran negara hingga ke tingkat paling kecil di masyarakat. Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kerja keras Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, khususnya Satgas Jembatan, yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur penghubung di berbagai wilayah. Dan ini bukti bahwa Pemerintah Pusat hadir, sehingga pemerintah secara khusus membentuk Satgas dan menugaskan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Sedangkan, lanjut dia, Kasad diperintahkan Presiden untuk memimpin langsung pembangunan jembatan di berbagai daerah, baik berukuran besar maupun jembatan kecil yang berada di desa-desa.

“Pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi kesulitan tanpa kehadiran negara. Pembangunan infrastruktur seperti jembatan menjadi bagian penting untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga,” papar Sanusi, saat menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto.(*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *