Sekolah Unggulan di Kabupaten Malang Sebagai Pilot Project
- calendar_month Kam, 11 Des 2025

Wabup Malang Hj Lathifah Shohib saat mengunjungi sekolah unggulan SDN 3 Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. (Prokopim Setda Kabupaten Malang)
Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang merupakan sekolah ke 9 yang ditetapkan sebagai pilot project sekolah unggulan di Kabupaten Malang, melalui kerja sama dengan Universitas Negeri (UM) Malang.
Sehingga dengan dua sekolah ditetapkan sebagai pilot project, maka Wakil Bupati Malang (Wabup) Hj Lathifah Shohib, meninjau Sekolah Unggulan SD dan SMP yang tersebar di Kabupaten Malang, seperti mengunjungi SDN 3 dan SMP 1 Turen untuk melakukan monitoring.
“Kami berharap pada sekolah-sekolah unggulan di Kabupaten Malang melahirkan lulusan terbaik yang dapat berkontribusi dan mendampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dalam membangun daerah,” pintah Wabup Malang Hj Lathifah Shohib, Kamis (11/12), kepada wartawan.
Kunjungan ke sekolah unggulan tersebut, kata dia, kita lakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Malang dalam memastikan kualitas dan meningkatkan mutu sekolah unggulan di wilayah Kabupaten Malang. Kunjungan ini bukan hanya untuk melihat sarana prasarana, tetapi juga untuk memastikan bahwa program sekolah unggulan benar-benar memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran siswa. Sehingga dirinya berterima kasih kepada semua pihak dan juga UM yang telah berkomitmen untuk membangun Dunia Pendidikan di Kabupaten Malang.
Kunjungan ke sekolah unggulan, lanjut Lathifah, selain kita berkumpul, hal ini juga dalam rangka bersama-sama ingin memajukan Kabupaten Malang, salah satunya pada sektor pendidikan. Seperti program unggulan Presiden Prabowo Subianto di bidang Pendidikan, yang tidak hanya meliputi peningkatan sarana dan prasarana, akan tetapi juga diiringi dengan peningkatan kapasitas tenaga kependidikan,” Oleh karena itu, untuk sekolah yang ditunjuk sebagai pilot project sekolah unggulan pada tahun pertama, perlu dilakukan evaluasi secara komprehensif. Dan apabila masih menemui hambatan dan kekurangan, hendaknya dapat diperbaiki bersama antara UM dan Pemkab Malang, dalam konteks ini melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya berpesan kepada segenap Kepala Sekolah (Kasek) yang hadir untuk menyampaikan masukan dan gagasan untuk menjadi bahan evaluasi bersama. Termasuk catatan dari UM terkait bagaimana partisipasi Kasek dan kualitas hasil kerjanya, baik mulai dari perencanaan maupun tindak lanjut dan yang lainnya. Sehingga, nantinya seluruh catatan yang terinventarisasi dapat disempurnakan sebagai bahan evaluasi pada tahun ajaran 2026/2027. Selanjutnya, disampaikan pula bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Pusat telah memplotting 850.000 revitalisasi satuan pendidikan, baik melalui pembangunan baru maupun revitalisasi.
“Kita harus dapat memanfaatkan peluang untuk mengakses program-program dari Pemerintah Pusat. Mohon doa semoga ikhtiar kita dalam membangun pendidikan di Kabupaten Malang mendapatkan kemudahan dari Allah SWT,” pungkas Wabup Malang Lathifah.(*).
- Penulis: Redaksi
- Editor: PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar