Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Program Seragam Gratis Pemkot Malang Bakal Sasar Sekolah Swasta, Sepatu Gratis Tengah Dipertimbangkan di 2026

Program Seragam Gratis Pemkot Malang Bakal Sasar Sekolah Swasta, Sepatu Gratis Tengah Dipertimbangkan di 2026

  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025

Peweimalang.com, Kota Malang – Program seragam gratis yang sedang berjalan di Kota Malang, kini akan diteruskan di tahun 2026 mendatang. Di tahun depan program tersebut akan diperluas dengan menjangkau sekolah swasta di Kota Malang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana menilai bahwa kebutuhan siswa sekolah swasta sama pentingnya dengan kebutuhan siswa sekolah negeri. Hal ini menjadi dasar keputusan untuk memperluas sasaran hingga sekolah swasta.

“Memang sekolah swasta juga butuh. Tahun 2026 nanti formulasi kami akan mengikutkan swasta agar memperoleh seragam gratis juga,” kata Suwarjana, Kamis (11/9/2025).

Program seragam gratis di tahun ajaran 2025/2026, Pemkot Malang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 Miliar untuk seragam gratis di sekolah negeri. Suwarjana menjelaskan bahwa program ini menyasar 16.500 siswa baru baik SD maupun SMP negeri.

“Rinciannya 7.500 siswa kelas 1 SD negeri dan 9.000 siswa kelas 1 SMP negeri,” jelasnya.

Menurut perhitungannya, jika sekolah swasta juga diikutkan dalam program seragam gratis. Maka, anggaran diperkirakan bertambah sekitar Rp2 Miliar.

“Perkiraan saya total untuk sementara sekitar  Rp8 Miliar,” ujarnya.

Suwarjana memastikan bahwa seragam yang akan diberikan kepada sekolah swasta sama seperti seragam negeri yaitu seragam merah putih dan pramuka untuk SD dan seragam putih biru dan pramuka untuk SMP.

Disisi lain, mengenai program sepatu gratis, Suwarjana menegaskan anggaran Disdikbud di tahun anggaran 2025 sudah diplot, sehingga program sepatu gratis belum bisa dijalankan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menambah bantuan berupa sepatu gratis bagi siswa SD dan SMP.

“Kalau kami di dinas pendidikan di tahun ini sudah di plot, jadi sementara belum ada. Nanti tim anggaran yang akan membahas,” tegas Kepala Disdikbud Kota Malang itu.

Menurutnya, kemungkinan program ini tetap terbuka, baik melalui perhitungan internal Pemkot maupun sinergi bersama DPRD Kota Malang. Terkait kebutuhan biaya, ia memperkirakan anggaran yang diperlukan mencapai Rp3 Miliar.

“Sepatu kan macam-macam jenisnya, dadi segi mutu dan sebagainya. Jadi sekitar di antara 2 sampai 3 Miliar,” tutupnya.

 

 

  • Penulis: Agung Budi
  • Editor: Redaksi PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less