Program MBG di Kota Malang Baru Jangkau 8,66 Persen Sekolah
- calendar_month Jum, 29 Agu 2025

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang yang menyasar siswa anak sekolah. (Foto: Agung)
Peweimalang.com, Malang Kota – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang hingga kini masih jauh dari target pemerataan. Sejak diluncurkan awal tahun 2025 program ini masih menyentuh 35 sekolah atau sekitar 8,66 persen dari total sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Malang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana mengungkapkan bahwa distribusi MBG saat ini mencakup 25 SD dan 10 SMP, baik sekolah negeri maupun swasta. Padahal, data menunjukkan Kota Malang memiliki 287 SD dan 117 SMP, sehingga cakupan program masih tergolong sedikit.
“Kalau di SD ada sekitar 25 sekolah, sedangkan SMP baru sekitar 10 sekolah. Itu mencakup sekolah negeri maupun swasta,” kata Suwarjana, Jumat (29/8/2025).
Menurut Suwarjana, pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan program agar lebih banyak siswa bisa merasakan manfaat MBG. Namun, Disdikbud Kota Malang tidak memiliki anggaran khusus daerah sehingga menunggu dukungan dari pusat.
“Kami akan merapatkan kembali dalam forum lanjutan yang membahas pelaksanaan MBG di sekolah. Tetapi, kami tidak bisa memfasilitasi penuh karena tidak ada anggaran dari daerah. Kami menunggu dukungan dari pusat,” tegas Kepala Disdikbud Kota Malang.
Meski sejumlah daerah lain melaporkan kendala dalam pelaksanaan program MBG, Suwarjana mengatakan bahwa sekolah-sekolah yang sudah mendapatkan distribusi program ini tidak menemui hambatan berarti.
“Sejauh ini belum ada keluhan dari sekolah-sekolah yang sudah menerima MBG,” ujarnya.
Di lain hal, Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Tlogowaru yang menjadi bagian program nasional, Suwarjana menegaskan bahwa hal itu berada di luar kewenangan Disdikbud Kota Malang.
“Kalau itu bukan kewenangan kami. Kami hanya menunggu (anggaran) dari pusat. Kami mau menggenjot (distribusi) juga tidak bisa, kami tidak ada anggaran untuk itu,” tandasnya.
- Penulis: Agung Budi
- Editor: Redaksi PWI Malang Raya











Saat ini belum ada komentar