Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Diduga Dipicu Mobil Taksi Halangi Jalur Rel

Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Diduga Dipicu Mobil Taksi Halangi Jalur Rel
Gerbong kereta Commuter Line terlihat ringsek setelah ditabrak dari belakang oleh KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. (Istimewa)

Peweimalang.com, Jakarta – Kecelakaan Kereta Api (KA) antara Commuter Line dengan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin (27/4) malam, telah menyebabkan beberapa orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka, baik ringan, sedang maupun berat. Sedangkan dalam kejadian tersebut diduga dipicu oleh adanya kendaraan lain yang menghalangi jalur rel, yang mana sebuah taksi dilaporkan menyerempet rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL) di perlintasan sebidang Jalur Perlintasan Langsung (JPL) dekat kawasan Bulak Kapal.

Kronologi dari kejadian tabrakan Kereta Commuter Line dengan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur tersebut KRL berhenti mendadak mengakibatkan tabrakan dengan taksi. KRL tujuan Cikarang terpaksa melakukan pengereman darurat dan berhenti di jalur aktif. Sehingga tabrakan tidak bisa dihindari KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi yang melaju di jalur yang sama tidak sempat menghindar dan menghantam bagian belakang KRL yang sedang berhenti tersebut. Bahkan, lokomotif KA Argo Bromo Anggrek masuk dalam gerbong wanita KRL tersebut.

Vice President Corporate Communications Kereta Api Indonesia (KAI ) Anne Purba, Selasa (28/4), kepada wartawan mengatakan, seluruh korban penumpang Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat. Sementara itu, korban luka-luka dalam peristiwa tersebut merupakan penumpang Commuter Line. Pihaknya saat kejadian berfokus untuk melakukan evakuasi seluruh korban dalam insiden tabrakan dua kereta di Stasiun Bekasi Timur tersebut.

“Kami mengucapkan duka cita yang mendalam dan kami mohon maaf sekali atas kejadian pada Senin malam kemarin,” kata dia.

Perlu diketahui, kecelakaan kereta api antara Commuter Line dengan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur itu mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan 81 orang mengalami luka, yang saat itu langsung dibawa ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.(*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *