Kebakaran Toko Madura di Jalan Raya Tidar Kota Malang, Satu Orang Dilaporkan Terjebak

Kebakaran Toko Madura di Jalan Raya Tidar Kota Malang, Satu Orang Dilaporkan Terjebak
Toko Madura di Simpang 4 Galunggung, Jalan Raya Tidar, Kelurahan Gading Kasri, Klojen, ludes terbakar. (Toski)

Peweimalang.com, Kota Malang – Insiden kebakaran hebat melanda sebuah toko kelontong Madura di dekat Simpang 4 Galunggung, Jalan Raya Tidar, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Selasa (22/9/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu orang dikabarkan terjebak di dalam bangunan.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, seluruh isi dan dagangan toko Madura tersebut ludes dilahap si jago merah. Perabotan serta perlengkapan toko tampak hangus tak tersisa, sementara sejumlah tabung LPG terlihat berserakan di luar bangunan.

Kobaran api juga merembet dan menghanguskan dua bangunan di sekitar lokasi kejadian, yakni sebuah penginapan RedDoorz dan satu unit ruko kosong.

Salah seorang warga di sekitar lokasi, Hamdi, mengungkapkan bahwa api dengan cepat membesar dan menimbulkan kepanikan.

“Yang terbakar toko Madura, katanya ada satu orang masih terjebak di dalam,” ujar Hamdi.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.45 WIB. Sejumlah armada pemadam kebakaran (damkar) langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Meskipun api pokok telah berhasil dikuasai, situasi sempat menegangkan ketika api kembali muncul di lantai dua bangunan sekitar pukul 10.00 WIB.

Petugas damkar yang sigap langsung kembali melakukan proses pembasahan hingga api benar-benar padam.

Petugas Damkar dibantu warga memadamkan api yang menghanguskan sebuah toko kelontong Madura di Gading Kasri, Klojen. (Toski)

Untuk kepentingan pengamanan dan penyelidikan, garis polisi (police line) telah dipasang di sekitar area kebakaran.

Warga sekitar dan pengendara jalan tampak berkerumun menyaksikan proses penanganan di lokasi.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas di ruas Jalan Raya Tidar sempat ditutup sementara waktu guna memperlancar mobilitas kendaraan pemadam kebakaran dan proses evakuasi.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *