Pelantikan Pengurus PWI Pusat Bakal Digelar di Gedung Monumen Pers Nasional Surakarta
- calendar_month Ming, 7 Sep 2025

Gedung Monumen Pers Nasional, Jalan Gajahmada Nomor 59, Kelurahan Timuran, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jateg. (Istimewa)
Peweimalang.com, Surakarta – Keinginan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia Meutya Hafid, agar Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat digelar di Gedung Monumen Pers Nasional, Surakarta (Solo), Jawa Tengah (Jateng), di sambut baik oleh PWI Pusat dan PWI Surakarta.
Sedangkan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus PWI Pusat, hal ini hasil Kongres Persatuan PWI di Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPTIK) Komdigi Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar), pada 30 Agustus 2025, Ahmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat dan Atal S Depari terpilih sebagai Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Periode 2025-2030. Sedangkan Ahmad Munir sendiri pernah sebagai Ketua PWI Jawa Timur (Jatim), dan Atal S Depari juga pernah sebagai Ketua Umum PWI Pusat.
Sebab, cikal bakal PWI memang didirikan di Surakarta (Solo) pada tanggal 9 Februari 1946. Dan organisasi ini lahir dari pertemuan para wartawan dari seluruh Indonesia di Gedung Societeit Sasana Soeka, yang kini menjadi Monumen Pers Nasional. Sehingga nantinya dalam pelantikan Pengurus PWI Pusat di gelar di Gedung Monumen Pers Nasional, Kota Solo. Saat itu pertemuan para wartawan di Solo yang bertujuan untuk membentuk organisasi yang dapat mengkoordinasikan surat kabar nasional dan memperkuat persatuan nasional di masa revolusi.
Ketua PWI Surakarta Anas Syahirul, Minggu (7/9), yang dirilis diberbagai media online mengatakan, dirinya menilai terkait permintaan Menkomdigi tersebut memiliki makna luar biasa, tidak sekadar seremoni pengukuhan saja. Namun, Menkomdigi menilai bahwa Monumen Pers Nasional telah memberi pesan agar para pengurus PWI yang baru maupun seluruh warga PWI mewarisi nilai-nilai perjuangan dan persatuan para pendiri PWI. Sehingga dengan digelar pelantikan pengurus baru PWI Pusat telah mengingatkan bahwa PWI lahir di Kota Solo, pada 9 Februari 1946.
“Saat itu, wartawan dari berbagai daerah di nusantara berkumpul di Solo dengan penuh perjuangan, demi mendukung perjuangan kemerdekaan dan memperkuat persatuan bangsa, termasuk persatuan pers saat itu,” ujarnya.
Sehingga, dia menegaskan, dengan semangat itulah yang harus diwarisi dan diikuti oleh pengurus maupun warga PWI saat ini. Terutama setelah beberapa waktu kita sempat terjebak dalam pertentangan dan polarisasi yang tidak karuan karena suatu hal. PWI Surakarta sendiri menyatakan siap menyukseskan pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan pengurus baru PWI Pusat sebagaimana diharapkan Menkomdigi.
“Tentunya, PWI Surakarta siap mendukung penuh agar acara tersebut berjalan lancar dan khidmat di Monumen Pers Nasional, yang memang memiliki nilai historis tinggi bagi insan pers Indonesia, khususnya warga PWI,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Monumen Pers Nasional Surakarta Widodo Hastjaryo menyatakan, rencana akan digelarnya pelantikan Pengurus PWI Pusat di Monumen Pers, Nasional hasil Kongres Persatuan PWI Pusat pada beberapa waktu lalu di Cikarang, Jabar, hal ini telah kita lakukan persiapan. Dan dirinya sudah dihubungi dari Kantor Komdigi Jakarta dari staf Direktur Jenderal (Dirjen) Komindigi memberi kabar rencana pengukuhan di Solo ini.
“Tentu kami siap mendukung dan menyukseskan dari program Menkomindigi,” ujarnya.(*).
- Penulis: Redaksi
- Editor: PWI Malang Raya











Saat ini belum ada komentar