Peweimalang.com, Kota Malang – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang telah mempersiapkan sarana prasarana untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X 2027, yang akan digelar di Kota Surabaya. Sedangkan persiapan yang utama yakni atlet yang nantinya diberangkatkan untuk mengikuti gelaran olahraga bergengsi, yang setiap dua tahun sekali digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).
Demikian yang disampaikan, Ketua Umum (Ketum) KONI Kota Malang R Djoni Sudjatmoko, Minggu (15/3), kepada Peweimalang.com. Menurutnya, saat ini para atlet yang akan mengikuti ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut sudah mulai menjalani pemusatan latihan di masing-masing cabang olahraga (cabor). “Kami sangat serius mempersiapkan atlet, dan para atlet kini terus menjalani latihan intensif di cabor masing-masing. Dan kami pun juga sudah mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk mendukung kebutuhan para atlet selama masa persiapan hingga pelaksanaan Porprov Jatim X 2027 mendatang,” ujarnya.
Dirinya, kata dia, mengajukan anggaran nilainya tidak jauh berbeda dengan anggaran pada Porprov Jatim IX 2025. Selain itu, KONI Kota Malang juga menyiapkan bonus bagi para atlet yang mampu menorehkan prestasi dengan meraih medali, baik itu medali emas, perak maupun perunggu. Sedangkan total bonus yang disiapkan mencapai Rp 20 miliar, hal ini sebagai bentuk motivasi agar para atlet mampu memberikan yang terbaik agar mengharumkan nama Kota Malang. Dirinya menargetkan di Porprov nanti, KONI Kota Malang bisa meraih posisi runner up atau juara dua, dan target runner up ini sangat realistis. Karena atlet Kota Malang telah memiliki ketangguhan dalam latihan dan pertandingan.
Namun, lanjut Joni, saya juga menekankan kepada seluruh pengurus cabor dan atlet agar memberikan penampilan terbaik tanpa merasa terbebani. kebijakan anggaran untuk masing-masing cabor akan disesuaikan dengan capaian prestasi pada Porprov sebelumnya.
“Untuk anggaran cabor, tentunya harus menunjukkan prestasi terlebih dahulu jika ingin mendapatkan anggaran yang lebih besar. Dengan begitu, agar prestasi yang sudah pernah diperoleh di Porprov sebelumnya, agar bisa dipertahankan, yang tentunya menjadi prioritas dalam menambah anggaran pada cabor,” pungkasnya.(*).





