Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Ketua Umum (Ketum) dan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang hasil Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Kabupaten Malang, bakal dilantik oleh Ketum KONI Provinsi Jawa Timur (Jatim), pada Sabtu (14/3) mendatang, yang digelar di Pendapa Agung Kabupaten Malang.
Sedangkan pengurus KONI Kabupaten Malang yang baru berjumlah 39 orang, lebih ramping dari pengurus KONI sebelumnya. Kepengurusan yang baru tersebut, karena Ketum KONI Kabupaten Malang H Rosydin mengundurkan diri dari jabatan ketua, sehingga digelar Musorkablub, yang digelar pada 14 Februari 2026, dari hasil Musorkablub KONI tersebut, Darmadi yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Malang, terpilih untuk menduduki kursi Ketum KONI Kabupaten Malang, periode 2026-2028.
Dari ketiga Calon Ketum KONI Kabupaten Malang saat itu, Darmadi menjabat Ketua DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq menjabat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, dan Hendra Setiyawan sebagai Wakil Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia Jatim. Dalam pemilihan Ketum KONI di Musorkablub, yang memiliki hak suara sebanyak 69 cabang olahraga (cabor). Sehingga dengan terpilihnya Darmadi sebagai Ketum KONI Kabupaten Malang, maka untuk melanjutkan kepengurusan KONI, selanjutnya digelar pelantikan pengurus baru.
“Pengurus KONI Kabupaten Malang yang baru akan dilakukan pelantikan dan dilantik oleh Ketum KONI Provinsi Jatim Muhammad Nabil, pada Sabtu (14/3) mendatang, yang nantinya dalam pelantikan dihadiri oleh Bupati Malang HM Sanusi, dan Pejabat Utama (PJU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Forkompinda, dan 69 ketua cabor,” terang Ketua Panitia Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Malang, periode 2026-2028, Purwoto, yang kini juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang.

Sementara itu, Humas KONI Kabupaten Malang Cahyono menambahkan, pelantikan pengurus KONI Kabupaten Malang yang baru itu, nantinya langsung menjalankan visi misi yang disampaikan Ketum KONI yang baru, saat pelaksanaan Musorkablub KONI Kabupaten Malang, pada bulan lalu. Sehingga berbagai program kerja untuk memajukan para atlet, masing-masing cabor yang ada di Kabupaten Malang, serta tata kelola KONI Kabupaten Malang. Pada intinya, Ketum KONI memiliki keinginan dan komitmen kuat untuk memperbaiki tata kelola KONI Kabupaten Malang. Sehingga tidak ada lagi hal-hal yang terjadi seperti pada periode sebelumnya, khususnya berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dikarenakan tata kelola yang kurang baik.
Apalagi, lanjut dia, pada tahun 2027 mendatang digelar kembali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim X, yang akan digelar di Kota Surabaya. Sehingga untuk menuju Porprov tersebut, maka pembinaan atlet menjadi yang utama, agar nantinya Kabupaten Malang bisa menghasilkan atlet mulai dari usia dini. Dan untuk bisa mewarnai di tingkat provinsi hingga nasional, bahkan internasional dengan atlet-atlet Kabupaten Malang. “Setelah dilantik, pengurus baru KONI Kabupaten Malang langsung bekerja untuk mendorong para pelatih dan atlet, untuk semangat dalam berlatih. Dengan harapan atlet Kabupaten Malang dapat mendulang medali, dan Kabupaten Malang bisa meraih tiga besar di Porprov Jatim X 2027,” tandasnya.(*).




