Penuhi Janji Politik, Wawali Kota Malang Gulirkan Program 1000 Beasiswa Pelajar SD-Kuliah Kurang Mampu
- calendar_month 3 jam yang lalu

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin
Peweimalang.com, Kota Malang – Wakil Wali (Wawali) Kota Malang Ali Muthohirin akhirnya memenuhi janji politiknya dengan menggulirkan Program 1.000 beasiswa pendidikan menyasar pelajar kurang mampu dan berprestasi.
Program tersebut dijanjikan saat berkampanye pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 lalu oleh pasangan Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin.
Program beasiswa tersebut digulirkan dengan menyasar 1.151 pelajar jenjang SD hingga perguruan tinggi telah masuk data sasaran.
Secara rinci, telah ditetapkan 300 pelajar SD, 300 pelajar SMP, 210 pelajar SMA/SMK dan 341 mahasiswa.
Dikesempatan itu, Ali Muthohirin mengatakan bahwa seluruh nama penerima sudah melalui proses pengajuan dan verifikasi Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Malang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Saat ini, program tinggal memasuki tahap implementasi.
“Sudah ditandatangani Pak Wali. Nama nama penerimanya berbasis pengajuan dan sudah lewat Kesra. Tahun ini tinggal kami laksanakan,” ucapnya, (5/3/2026).
Rencananya setiap jenjang pendidikan akan menerima beasiswa dengan besaran berbeda. Untuk jenjang SD, pelajar akan mendapat beasiswa senilai Rp 220 ribu per bulan. Lalu SMP Rp 330 ribu per bulan, SMA Rp 440 ribu per bulan dan perguruan tinggi Rp 2 juta per bulan.
Pemkot Malang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 8,3 miliar melalui APBD Kota Malang untuk merealisasikan program beasiswa pendidikan 2026 ini.
Ali memastikan bahwa penerima program beasiswa pendidikan tersebut telah melalui seleksi ketat. Sebab menurutnya, pendaftar beasiswa ini cukup tinggi. Pelajar berprestasi dan pelajar kurang mampu menjadi kriteria prioritas program ini.
“Ini khusus diberikan untuk anak anak Kota Malang yang tidak mampu, betul betul membutuhkan dan berprestasi. Sehingga kalau kuliah bentuknya subsidi, kalau SMA semuanya kami penuhi untuk SPP-nya,” kata Ali.
Beasiswa pendidikan 2026 ini merupakan program prioritas Pemkot Malang dalam mewujudkan Dasa Bakti Ngalam Pinter. Program ini diharapkan juga menjadi solusi dalam menekan angka putus sekolah di Kota Malang.
Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana menambahkan bahwa program beasiswa untuk jenjang SD dan SMP dijalankan melalui Disdikbud. Sementara jenjang SMA/SMK dan kuliah melalui Bagian Kesra Setda Kota Malang.
“Di tahun 2025 lalu, program ini juga sudah kami jalankan. Tahun lalu ada 1.000 penerima baik jenjang SD hingga kuliah,” kata dia.
Untuk tahun 2026 ini, ia menyebut proses penyaluran beasiswa pendidikan tersebut telah ada pada tahap pencairan. Nantinya, pencairan beasiswa akan disalurkan melalui virtual account yang dapat diambil langsung oleh masing masing pelajar.
“Kalau 2026 sudah pada tahap pencairan, tinggal koordinasi dengan Bank Jatim untuk virtual accountnya. Nanti bisa diambil siswanya sendiri,” tandasnya.
- Penulis: Toski











Saat ini belum ada komentar