Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Malang Diminta Bisa Jadi Corong Utama Masyarakat
- calendar_month 0 menit yang lalu

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin dan Ketua Fraksi Nasdem Dito Arief Nurakhmadi
Peweimalang.com, Kota Malang – Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Malang diminta bisa menjadi penyambung suara masyarakat dalam setiap kebijakan daerah.
Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, saat ditemui awak media, Rabu (3/3/2026)
“Fraksi NasDem-PSI bisa menjadi penyambung suara masyarakat, karena dalam konteks pemerintahan daerah, legislatif dan eksekutif merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan,” ucapnya.
Menurut orang nomor dua di Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ini menilai momentum kebersamaan seperti ini penting untuk memperkuat visi dan misi pembangunan daerah.
“Kolaborasi antar partai ini sangat penting, masukan dari lintas partai sangat dibutuhkan. Meski beda partai, di legislatif itu satu kesatuan,” jelasnya.
Ali menekankan, yang terpenting adalah bagaimana Fraksi NasDem-PSI benar-benar menyuarakan aspirasi masyarakat, bukan hanya aktif dalam forum resmi seperti rapat paripurna.
‘Tidak harus hanya di ruang paripurna. Masukan bisa disampaikan tertulis, sehingga bisa menjadi pedoman, terutama sebagai analisa kebutuhan berbasis aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Ali juga mengingatkan agar dinamika politik di tingkat pusat tidak sampai memengaruhi keharmonisan di daerah. Menurutnya, perbedaan bendera partai tidak boleh menjadi penghalang komunikasi di dalam satu rumah fraksi.
“Jangan sampai sudah satu rumah fraksi, justru ada perbedaan hanya karena bendera partai. Setidaknya harus ada pertemuan rutin, tidak harus selalu bicara kepentingan politik,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, menyebut hubungan antara Partai NasDem dan PSI di Kota Malang berjalan kondusif.
“Secara pribadi saya sangat bangga dan bahagia bisa berkolaborasi. Rekan-rekan PSI selama ini luar biasa dalam kinerja,” katanya.
Sebab, lanjut Dito, dengan kekompakan seperti ini bisa menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.
“Jadi, fraksi gabungan ini telah mendapat kepercayaan dari rekan-rekan sejawat di DPRD untuk ikut mewarnai berbagai agenda strategis dewan sepanjang 2025,” terangnya.
Meski demikian, Dito menegaskan bahwa kolaborasi tidak boleh berhenti pada simbol koalisi semata. Ke depan, komunikasi antara fraksi dan struktur partai harus semakin diperkuat agar tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin kolaborasi antara fraksi dan partai semakin erat. Bagaimanapun, ini juga menjadi etalase partai dalam menunjukkan kualitas kerja,” tukasnya.
- Penulis: Toski











Saat ini belum ada komentar