Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Diluncurkan di Hari Kesaktian Pancasila

Website PWI Siap Terkonsolidasi di 38 PWI Daerah, Diluncurkan di Hari Kesaktian Pancasila
Ketum PWI Pusat Ahmad Munir saat menggelar rapat koordinasi persiapan peluncuran website PWI, di Kantor PWI Pusat, Jakarta. (Foto: Humas PWI Pusat)

Peweimalang.com, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat kini tengah menyiapkan peluncuran secara serentak 38 portal PWI Daerah, pada 1 Oktober 2026, yang bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Sedangkan langkah ini menjadi bagian dari transformasi dan konsolidasi ekosistem digital organisasi.

Persiapan jaringan website tersebut dibahas dalam rapat koordinasi di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Selasa (22/9). Rapat dipimpin Ketua Umum (Ketum) PWI Pusat Akhmad Munir dan diikuti pengurus pusat serta perwakilan 38 PWI Daerah secara imbaung (zoom).

Akhmad Munir menyatakan persiapan teknis telah memasuki tahap akhir. Nantinya, setiap PWI Daerah diminta mulai mengaktifkan portal, menunjuk penanggung jawab (person in charge), dan mengisi konten secara rutin sebelum tanggal peluncuran. “Ibaratnya saat ini mobil sudah keluar dari showroom, tinggal dipanaskan mesinnya dan kita siap berlari pada 1 Oktober 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsolidasi ini bertujuan untuk membangun ekosistem informasi yang menghubungkan kegiatan organisasi, karya jurnalistik, dan program peningkatan kompetensi dari Aceh hingga Papua. Sinergi ini juga memungkinkan distribusi berita daerah ke tingkat nasional, begitu pula sebaliknya.

Selain jaringan portal daerah, lanjut Munir, PWI Pusat telah meluncurkan podcast PWI Channel yang membahas isu pers, teknologi, dan komunikasi publik. Program perdana podcast tersebut menghadirkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, sebagai narasumber. Integrasi portal daerah dan PWI Channel yang diharapkan membentuk ekosistem digital PWI yang kuat, aktif, dan adaptif.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *