Polresta Malang Kota Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon dalam Rangka Hari Bhayangkara

Polresta Malang Kota Gelar Aksi Tanam Ratusan Pohon dalam Rangka Hari Bhayangkara
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana saat menanam pohon bersama anggota lainnya. (Foto : Humas Polresta Mlg Kota)

Peweimalang.com, Malang Kota – Polresta Malang Kota menggelar aksi penanaman 250 pohon di kawasan TPA Supit Urang, Kota Malang, (Kamis, 23/4/2026). Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus memperingati Hari Bumi 2026.

Tanam pohon bagian dari Gerakan Peduli Lingkungan yang digelar bersama Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kota Malang, bersinergi dengan Perumda Tugu Tirta dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Bacaan Lainnya

Aksi penghijauan melibatkan jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Malang Kota, Kepala DLH Kota Malang, relawan pemerhati lingkungan, serta anak-anak TK Yayasan Kemala Bhayangkari Kota Malang sebagai bagian dari edukasi sejak dini tentang pentingnya menjaga alam.

 

Ciptakan Lingkungan Sehat Berkelanjutan

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, menegaskan bahwa penghijauan yang dilaksanakan di sekitar Lokasi TPA Supit Urang untuk menjaga keseimbangan ekosistem serta menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

“Penanaman pohon ini tanggung jawab bersama dalam menjaga bumi. Selain menyambut Hari Bhayangkara ke-80, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian dari menjaga kamtibmas yang kondusif.” ungkap Kombes Pol Putu Kholis.

Ia menjelaskan, total 250 bibit pohon yang ditanam terdiri dari berbagai jenis, yakni durian 35 batang, nangka 25 batang, sirsak 25 batang, mangga 35 batang, tanjung 60 batang, mahoni 40 batang, dan jacaranda 40 batang.

Seluruh bibit memiliki tinggi sekitar 3 meter dengan jarak tanam 3–5 meter menyesuaikan jenis tanaman agar pertumbuhannya optimal.

Menurutnya, pohon buah memiliki manfaat ekonomi sekaligus ekologis karena dapat memberikan hasil jangka panjang bagi masyarakat.

Sementara itu, pohon kayu seperti mahoni, tanjung, dan jacaranda berfungsi sebagai penyerap polusi, peneduh, serta penahan struktur tanah.

“Khusus di kawasan TPA Supit Urang yang berada di dataran tinggi, penanaman pohon ini sangat penting untuk meningkatkan resapan air, menjaga sumber mata air, serta mencegah potensi longsor. Ini adalah investasi lingkungan jangka panjang,” tegasnya.

 

Keterlibatan Bhayangkari Tanam Pohon

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny Ujik Putu Kholis menyampaikan bahwa keterlibatan Bhayangkari dalam penananaman pohon ini, bentuk dukungan terhadap program Polri, sekaligus menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini.

“Kami ingin menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini, khususnya kepada anak-anak asuh TK Bhayangkari, agar tumbuh rasa cinta kesadaran untuk menjaga lingkungan di masa depan,” Pungkas Ny Ujik.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan peran perempuan dalam mendukung program kemanusiaan dan pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Hari Bumi 2026 yang mengusung tema internasional “Our Power, Our Planet”.

Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Kota Malang.

Selain aksi penanaman pohon, Polresta Malang Kota juga telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, di antaranya sambang keluarga korban Kanjuruhan, program Food Truck atau makan gratis bersama masyarakat (Setiap hari Jumat), sambang sekolah yang dilakukan setiap hari, lomba pos kamling, layanan kesehatan gratis, mural, hingga kegiatan stand up comedy sebagai sarana pendekatan humanis kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *