Jalan Alternatif Klemuk Ditutup, Sopir Truk Susu Buka Paksa, Tim Gabungan Kembali Tutup Portal Klemuk

Jalan Alternatif Klemuk Ditutup, Sopir Truk Susu Buka Paksa, Tim Gabungan Kembali Tutup Portal Klemuk
Tim gabungan Dishub dan Satlantas Polres Batu saat menutup kembali portal jalan alternatif Klemuk. (Foto: Arief JP)

Peweimalang.com, Batu – Akses jalan di kawasan Portal Klemuk, Jalan Rajaweksi Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu, Kota Batu, kembali ditutup, Rabu (13/08). Penutupan dilakukan tim gabungan Satlantas Polres Batu bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu sebagai langkah antisipasi kecelakaan, khususnya kendaraan roda empat yang melintas di jalur tersebut.

Sebelumnya, portal yang menjadi pembatas akses kendaraan sempat dipaksa dibuka oleh pengendara roda empat pembawa susu. Kondisi tersebut membuat kendaraan kembali dapat melintas di jalur Klemuk yang dikenal memiliki karakteristik jalan menurun dan cukup ekstrem.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polres Batu AKP Matheus Jaka  Iswantara mengatakan jika tim gabungan kemudian turun ke lokasi untuk memastikan portal kembali dalam kondisi tertutup dengan menegahkan kembali beton box.

“Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, termasuk risiko kendaraan mengalami rem blong saat melintasi jalur dengan tingkat kemiringan yang cukup curam. Penutupan akses juga menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan,” ungkapnya, Rabu (13/08).

Disampaikan kendaraan roda empat yang tidak diperuntukkan melintas di jalur tersebut diharapkan tidak memaksakan diri membuka atau menerobos portal. Yang diperbolehkan hanya kendaraan roda 2 non metic.Selain itu semua diwajibkan putar balik dan kembali melalui jalan utama.

Petugas mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk mematuhi pembatasan akses dan menggunakan jalur alternatif yang telah ditentukan.

“Kebijakan tersebut dilakukan semata-mata untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang dapat membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya,” imbuhnya.

Dengan kembali ditutupnya Portal Klemuk, petugas berharap tidak ada lagi pengendara yang nekat membuka paksa portal demi mempersingkat perjalanan. Keselamatan pengguna jalan menjadi pertimbangan utama dalam pembatasan akses tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *