Perkaya Keilmuan Hukum Islam, Dema Fakultas Syariah UIN Malang Gelar Bahtsul Masail
- calendar_month Sab, 8 Nov 2025

Dema Fakultas Syari'ah UIN Maliki Malang menggelar Bahtsul Masail.
Peweimalang.com, Kota Malang – Kegiatan Bahtsul Masail yang digelar Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negeri Malang Mauana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang diikuti Zona Malang Raya, yang diselanggaran di Masjid Aly Alsobouni Gedung Pascasarjana UIN setempat, pada Sabtu, (8/11). Dan pada pra acara diisi penampilan Banjari Sanggar Seni Mahesa mahasiswa fakultas Syariah UIN Maliki Malang.
Sedangkan Bahtsul Masail kali ini mengangkat tema krusial yang merumuskan solusi hukum Islam untuk problematika masyarakat kontemporer dengan tema Menyemai Ilmu Menuai Peradaban. Dalam kegiatan tersebut dibuka dan diresmikan Wakil Dekan III UIN Maliki Dr H Miftahul Huda SHI, MH. Dalam sambutannya, Miftahul Huda mekankan bahwa tradisi intelektual mahasiswa melalui Bahtsul Masail adalah forum penting untuk memperkaya khazanah keilmuan hukum Islam.
“Diharapkan dapat memberikan pencerahan, kegiatan untuk menjadi forum akademik dalam mengkaji dan memahami khazanah keilmuan Islam secara mendalam, membantu mahasiswa fakultas syariah menjadi intelektual yang mampu menjawab tantangan zaman” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) Kota Malang ustad Abdul Qodir mengatakan, dalam kegiatan Bahtsul Masail yang digelar Dema Fakultas syari’ah UIN Maliki Malang, dirinya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan Bahtsul Masail, agar terus menjaga tradisi keilmuan para ulama. Karena sebagai salah satu pilar penting dalam menjaga dan merawat warisan intelektual ulama salaf. Hal ini menjadikannya tradisi yang dipandang harus terus dilestarikan dan dikembangkan.
“Semoga kegiatan semacam ini terus dilestarikan di Fakultas Syari’ah UIN Maliki Malang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dema Fakultas Syariah Ahmad Dani Nur Andriansyah menjelaskan, kegiatan Bahtsul Masail biasanya pada akhir tahun, yakni digelar kegiatan Gebyar Pekan Hukum Syariah (GPHS). Dan juga biasanya sebelum mengadakan lomba, seperti debat dan nulis essay, yang hal ini sudah dilakukan oleh HMPS. Sehingga Dema mengadakan Bahtsul Masail zona Malang Raya, yang permasalahannya tetap di wilayah hukum Islam kontemporer,” tuturnya.
Perlu diketahui, dalam acara kegiatan Bahtsul Masail yang digelar Dema Fakultas Syari’ah UIN Maliki Malang, juga dihadiri oleh para ahli yang bertindak sebagai perumus dan mushohih dari pengurus LBM NU Cabang Kota Malang. Dan hadir pula perwakilan dari Universitas Islam Malang (Unisma), Pimpinan Komisariat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PK PPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Universitas Brawijaya (UB) Malang, Pesantren dari Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu,
Salah satunya Pesantren Al-Fathimiyyah Joyosuko, Kota Malang, LBM Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kota Malang dari wilayah Kecamatan Lowokwaru, Klojen, Blimbing, Kedung Kandang, Sukun dan dari LBM MWCNU Kota Malang. Dan untuk MWCNU Kabupaten Malang dari wilayah Kecamatan Karangploso, Pakis, Gondong legi, Tumpang, Wajak, Wajak.(*).
- Penulis: Redaksi
- Editor: PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar