Peweimalang.com, Kota Malang – Kedatangan Tim Deputi Bidang Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang pada Rabu 23 September 2026 membawa cerita tersendiri.
Di tengah suasana pengawasan yang ketat, agenda ini justru mendatangkan rezeki tak terduga bagi para pengemudi ojek online (ojol).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim antirasuah telah tiba dan memulai kegiatan di lingkungan DPRD Kota Malang sejak pukul 07.30 WIB.
Pertemuan dan rangkaian supervisi ini digelar secara tertutup sebagai bagian dari program pencegahan, koordinasi, dan monitoring resmi KPK.
Kehadiran lembaga antirasuah tersebut membuat suasana di gedung dewan terasa dinamis sekaligus tegang seiring berjalannya proses pemeriksaan dan koordinasi internal.
Karena para legislator dan jajaran kepala bagian tampaknya tidak meninggalkan lokasi gedung selama kegiatan berlangsung, aktivitas pemesanan makanan secara daring mengalami lonjakan drastis.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh salah seorang penjaga gedung DPRD Kota Malang yang enggan disebutkan namanya.
Ia menuturkan bahwa intensitas kedatangan kurir makanan melonjak jauh dibanding hari biasa.
“Hari ini (Rabu, 22 September 2026) ojol banyak yang datang membawa pesanan. Biasanya itu dalam sehari hanya 3 sampai 5 kali saja,” ungkapnya.
Terpantau mulai pukul 12.00 hingga 13.33 WIB, para pengemudi ojol silih berganti berdatangan ke area kantor dewan untuk mengantar berbagai pesanan makanan bagi orang nomor satu dan jajaran di lingkungan legislatif tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian kegiatan supervisi dan pencegahan korupsi oleh KPK di DPRD Kota Malang masih terus berlangsung di bawah pengamanan dan suasana yang terkendali.





