Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik-Pemerintahan » Kapolri Kunjungan Kerja ke Malang, Siapkan Sinergisitas Antar Pihak

Kapolri Kunjungan Kerja ke Malang, Siapkan Sinergisitas Antar Pihak

  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025

Peweimalang.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan kunjungan kerja di Malang. Kapolri imengunjungi beberapa titik seperti Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur II di Bululawang, Pimpin Apel Kamtibmas di Stadion Gajayana dan Menghadiri penutupan Tanwir di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Kunjungannya ke Ponpes An-Nur II Almurtadlo Bululawang ini guna memperkuat sinergisitas Umara dan Ulama. Silaturahmi ini juga sekaligus dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober lalu.

“Bergotong-royong untuk bisa menyelesaikan apa yang menjadi tujuan besar untuk mewujudkan tujuan nasional, mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera dan mencapai cita-cita bersama menuju Indonesia Emas,” ujar Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit menegaskan bahwa modal utama dalam mencapai Indonesia Emas 2045 adalah menjaga dan merawat bingkai nilai persatuan dan kesatuan.

“Kita ingatkan harus kita selalu jaga bahwa persatuan dan kesatuan menjadi modal penting,” tegas Jenderal Sigit.

Selain itu, Jenderal Sigit juga memimpin Apel Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Jogo Jawa Timur digelar dii Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat (31/10/2025) yang diikuti sebanyak 4.425 ojek online (ojol). Hal ini bertujuan mendorong kemitraan antara Polri dan ojol untuk wujudkan kondusifitas di Jawa Timur.

“Ini salah satu bentuk kemitraan antara Polri dan komunitas ijol dan tentunya juga dengan seluruh elemen lain, pemerintah daerah dan yang lain,” kata Jenderal Sigit usai Apel Kamtibmas.

Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo memimpin apel kamtibmas

Menurutnya, peran ojol sebagai salah satu komunitas yang menopang aktivitas ekonomi, terutama sebagai pendukung pelamu Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dengan masyarakat konsumen.

“Situasi ekonomi saat ini berubah. Ojol menjadi bagian penting dari rantai ekonomi yang mempertemukan pelaku UMKM dengan pelanggan. Ini tentu sangat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.

Selain peran dalam perekonomian, Kapolri menilai pengemudi ojol juga berpotensi menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan di jalan raya. Dengan mobilitas tinggi, mereka menjadi saksi langsung terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun keselamatan di lapangan.

“Ojol setiap hari berada di jalan dan bisa melihat banyak hal. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau potensi gangguan keamanan, mereka bisa segera melapor kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti,” tegas Jenderal Sigit.

Kapolri juga menyebut Polri tengah menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti gerai layanan dan bengkel bagi komunitas ojol. Fasilitas tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan untuk perawatan kendaraan atau tempat beristirahat bagi pengemudi.

“Ini menjadi bagian komitmen kami membangun kemitraan yang berkelanjutan. Saya harapkan ditindaklanjuti oleh seluruh jajaran, khususnya Jawa Timur,” tambahnya.

Selanjutnya, Kapolri menghadiri penutupan Tanwir XXXIII di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Jenderal Sigit memberikan apresiasi tinggi atas Tanwir yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

“Kegiatan ini sangat baik karena bentuk dan wujud semangat kolaborasi antara pemuda, mahasiswa, dengan pemerintah, serta seluruh struktur yang ada untuk saling mendukung,” katanya.

Hal ini, menurutnya sejalan dengan program nasional mengenai pembangunan untuk mewujudkan Indonesia lebih baik.

“teruslah menjadi SDM unggul, SDM yang benar-benar siap untuk menjadi aktor-aktor yang akan menjadi pemain utama di generasi emas 2045,” tandasnya.

  • Penulis: Agung Budi
  • Editor: PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less