Booking Pesawat, SD Plus Qurrata A’yun Gelar Islamic Tour ke Jakarta
- calendar_month Sel, 25 Nov 2025

Pembina Yayasan SD Plus Qurrata A’yun, Rokhmat (berkopyah) saat melepas rombongan yang akan Islamic Tour ke Jakarta.
Peweimalang.com, Kota Malang – SD Plus Qurrata A’Yun menggelar Islamic Tour ke Jakarta dengan booking pesawat yang diberangkatkan pada Selasa (25/11/2025).
Pembina Yayasan SD Plus Qurrata A’yun, Rokhmat mengungkapkan bahwa setiap tahun SD Plus Qurrata A’yun digelar Islamic Tour dengan naik pesawat. Rokhmat menegaskan bahwa tidak hanya menaiki pesawat saja, namun ada ketentuan khusus untuk mengikuti kegiatan ini.
“Jadi siswa kelas 5 itu yang ikut harus ada syaratnya, satu berakhlak baik, kedua rajin shat dan ketiga harus minimal hafal 25 surat,” jelas Rokhmat.
Ia juga mengungkapkan bahwa di SD Qurrata A’yun harus memiliki delapan target untuk bisa lulus. Selain Al-Qur’an yang rampung, siswa siswi juga dibekali dengan kemampuan berpidato dan MC.
“Jadi kalau lulus harus rampung Al-Qur’an, hafal minimal 25 surat dan dibekali kemampuan pidato dan MC,” ucapnya.
Rokhmat menegaskan bahwa seluruh biaya yang digunakan untuk Islamic Tour ke Jakarta adalah biaya mandiri yang ditabung mulai kelas 1 SD. Selain itu, diikuti oleh 82 siswa dari SD Qurrata A’yun.
“Jadi tabungan mandiri dari kelas 1 sampai kelas 5, tinggal nambah sedikit. Ada 2 komite, 6 guru dan 82 siswa maupun siswi,” jelasnya.
Rokhmat juga menyebut bahwa biaya Islamic Tour ke Jakarta mencapai sekitar Rp121 juta. Biaya tersebut hanya untuk pesawat dan tidak termasuk dengan hotel.
“Pesawatnya saja Rp121 juta tapi karena mereka menabung jadi tidak terlalu mahal,” kata Rokhmat.
Ia menjelaskan bahwa siswa-siswi akan mengunjungi KPK, MPR, DPR, Monas, dan juga Masjid Istiqlal. Selain itu, siswa yang berpartisipasi akan menuliskan 10 impian mereka yang terinsipirasi dari Laskar Pelangi.
“Terinspirasi dari Laskar Pelangi jadi mereka menuliskan 10 impian mereka dan nantinya ditandatangani orang tua dan di pigora,” jelasnya.
Menurutnya, penulisan impian ini sebagai komitmen siswa agar tetap pada impiannya untuk menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Ia menambahkan bahwa siswa siswi merupakan aset bangsa yang harus memiliki tujuan hidup sejak dini.
“Kenapa Jakarta, karena di sana banyak mimpi-mimpi dan dekat dengan jembatan cita-cita,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SD Plus Qurrata A’yun, Ningrum Wulandari mengungkapkan bahwa nanti di Jakarta siswa-siswinya akan belajar di MPR, DPR, dan KPK. Hal tersebut dikarenakan kedepan siswa siswi hari ini lah yang menggantikan pemimpin bangsa.
“Kedepan akan menggantikan posisi untuk menjadi penerus dan pemimpin bangsa yang sukses. Silahkan belajar cari manfaat,” tegas Ningrum.
Ia juga berpesan kepada siswa-siswinya agar taat pada aturan yang dibuat oleh guru semasa di Jakarta agar mengharumkan nama baik sekolah, diri sendiri dan Kota Malang.
“Jaga nama baik diri sendiri, sekolah dan terutama Kota Malang,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Suwarjana mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan dampak yang baik bagi siswa-siswi terutama dalam kemandirian dan kedisiplinan.
“Jadi mereka berangkat sendiri dan mengajarkan tentang kemandirian, apalagi di pesawat kan diharuskan untuk disiplin,” kata Suwarjana.
Menurutnya, ide dari SD Plus Qurrata A’yun adalah ide yang luar biasa dan juga kegiatan ini yang dibiayai mandiri oleh orang tua. Ia juga menyebut hal ini bisa diterapkan di SD Negeri.
“Harapan kami menjadi pilot project bagi sekolah lain dan tolong dipahami bahwa ini merupakan biaya mandiri dan Pemerintah Daerah tidak mungkin membiayai. Monggo kalau mau dijadikan pilot project sekolah lain,” tegasnya.
- Penulis: Agung Budi
- Editor: Redaksi PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar