Dewan Ingatkan Pemkot Malang Harus Kreatif untuk Menuju Kota Metropolitan
- calendar_month Kam, 6 Nov 2025

Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin. (Agung Budi)
Peweimalang.com, Kota Malang – Rencana Kota Malang menjadi Kota Metropolitan merupakan sebuah tantangan untuk lebih menaikkan value dan lebih berkembang pesat baik ekonomi, infrastruktur, dan masyarakat.
Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, Muhammad Anas Muttaqin menyambut baik status kota metropolitan yang diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Menurutnya, saat ini Kota Malang harus mempersiapkan secara matang untuk menuju status kota metropolitan itu.
“Harus diimbangi dengan kesiapan kita dengan infrastruktur, pelayanan publik, dan transportasi publik. Image kota metropolitan sesuai dengan kondisi eksisting Kota Malang,” kata Anas, Kamis (6/11/2025).
Anas mengungkapkan bahwa saat ini Kota Malang masih belum ideal. Banyak sekali indikator yang harus dilengkapi untuk menuju kota metropolitan. Anas juga menegaskan bahwa Kota Malang harus kreatif untuk menuju kota metropolitan di tengah keterbatasan anggaran.
“Kita harus kreatif karena keterbatasan anggaran, jadi harus banyak skema yang harus dibenahi. Termasuk menetapkan skala prioritas pembangunan di bidang infrastruktur dan skema lain yang mendukung investor, swasta dan sebagainya,” tegasnya.
Anas menilai tata kota Kota Malang harus ditata lebih baik lagi. Dalam segi pemerataan pembangunan, Kota Malang masih belum memenuhi tersebut.
“Masih ada beberapa spot kecamatan di pinggiran kota yang perlu pemerataan pembangunan, agar tata kelola lebih baik lagi,” tutur Ketua Komisi C itu.
Mengenai pembangunan infrastruktur pembangunan di wilayah Blimbing yang memiliki dua opsi yaitu, underpass atau flyover, Anas mendukung penuh langkah PUPR. Namun, ia mengingatkan agar melihat kembali APBD di kondisi saat ini.
“Kita mendukung, kita harus kembali melihat APBD kita untuk itu di tengah kondisi sekarang ini. Pemkot Malang harus kreatif, banyak yang tidak harus menggunakan APBD dan berganti skema lain,” tambah Anas.
Menurutnya, langkah tersebut bisa terwujud jika ada beberapa opsi dengan menggandeng investor, swasta maupun menggunakan APBN.
“Bisa terwujud bila Pemkot mengambil langkah ke APBN,” pungkas Anas.
- Penulis: Agung Budi
- Editor: PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar