Peweimalang.com, Kota Malang – Sebuah video memperlihatkan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang berinisial IM terlibat cekcok dengan tetangganya viral di media sosial. Peristiwa ini memicu sorotan publik lantaran IM kerap bertindak arogan hingga memicu keretakan hubungan antar warga.
Sahara, warga yang tinggal bersebelahan dengan IM di Jalan Joyo Agung Kavling Depag III Atas, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang mengaku menjadi korban dari sikap arogan tersebut.
Menurut Sahara, selain bersikap arogan, IM juga kerap melakukan pelecehan verbal, pencemaran nama baik, hingga merusak usaha miliknya.
“Dia melakukan pelecehan verbal, mencemarkan nama baik saya pribadi maupun usaha rental saya, merusak mobil, memblokade jalan, hingga mendatangkan massa,” jelas Sahara, Selasa (16/9/2025).
Sahara mengungkapkan peristiwa paling memprihatinkan terjadi pada 1 September 2025 lalu. Ketika kelompok massa yang belakangan diketahui merupakan mahasiswa UIN Maliki mendatangi rumahnya.
“Ada bukti CCTV, mereka datang dan IM bilang ‘Ayo serang’. Kalimat itu jelas bernada provokasi,” tegasnya.
Setelah kejadian itu, Sahara sempat berbicara dengan beberapa mahasiswa yang hadir. Dari pengakuan mereka, kedatangan tersebut bukan atas inisiatif pribadi, melainkan karena diminta oleh IM dengan dalih kegiatan kuliah.
Salah satu video yang viral memperlihatkan IM terlibat adu mulut dengan pegawai Sahara hingga melakukan aksi berguling di tanah. IM menuduh pegawai tersebut telah melecehkan istrinya, tuduhan yang dibantah keras oleh pihak Sahara.
“Dia menuduh salah satu pekerja saya melecehkan istrinya. Padahal itu tidak benar, tapi dia marah-marah sampai menjatuhkan diri ke tanah,” ucapnya.
Akibat rentetan peristiwa itu, Sahara menempuh jalur hukum dengan melaporkan IM ke kepolisian. Meski begitu, ia berharap publikasi kasus ini di media sosial bisa memberi efek jera dan sanksi sosial bagi IM.
“Saya harap dia mendapat sanksi sosial, diusir dari lingkungan, dan kalau terbukti bersalah dihukum pidana,” tandasnya.
Menanggapi viralnya video cekcok tersebut, pihak UIN Maliki Malang membenarkan bahwa sosok dalam video adalah salah satu dosennya.
“Iya benar itu dosen UIN,” kata Pranata Humas Ahli Muda UIN Maliki, M. Fathul Ulum.





