PWI Malang Jadi Rujukan PWI Bojonegoro, Berbagi Pengalaman dan Kemandirian

PWI Malang Jadi Rujukan PWI Bojonegoro, Berbagi Pengalaman dan Kemandirian
Ketua PWI Malang Raya menyerahkan cindera mata Buku Jurnalistik

Peweimalang.com, Kota Malang — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya terus menunjukkan kiprahnya hingga menjadi rujukan bagi PWI daerah lain. Kali ini, PWI Bojonegoro bertandang untuk melakukan studi banding sekaligus menimba pengalaman pengelolaan organisasi yang dinilai maju dan mandiri.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, bersama 20 anggotanya. Menurut Sasmito, studi banding kali ini penuh dengan “kejutan” karena PWI Malang Raya telah memiliki kantor sendiri. Bahkan memiliki unit ambulance yang mendukung aktivitas sosial.

Bacaan Lainnya

“Kami melihat ada banyak hal yang perlu ditiru, terutama dalam kemandirian dan kemajuan organisasi,” ungkap Sasmito, Jumat (08/05).

Selain studi banding, rombongan PWI Bojonegoro juga menjalankan agenda lain, yakni rapat kerja yang digelar di Kota Batu. Tujuan kegiatan ini untuk memperkuat langkah strategis organisasi setelah menyerap berbagai praktik baik dari PWI Malang Raya.

Studi banding PWI Bojonegoro di kantor PWI Malang Raya

PWI Malang Paparkan Berbagai Bidang Usaha 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Malang Raya, Ir Cahyono, memaparkan bahwa organisasinya memiliki beragam bidang usaha dan program yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota.

Salah satu yang menonjol adalah Koperasi Pena Wartawan Indonesia, yang dalam waktu dekat akan merambah ke bisnis minimarket.

Selain itu, PWI Malang Raya juga menjalankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang pada Juli mendatang akan memasuki pelaksanaan ke-12. Cahyono menegaskan, dalam pelaksanaan UKW tidak memungut biaya sama sekali dari peserta.

Bahkan, lanjut Cahyono, ada surplus pendapatan, yang bersumber dari kepercayaan pihak ketiga serta dukungan sponsor.

Sekolah Jurnalistik dan Program Sosialnya

PWI Malang Raya juga memiliki Sekolah Jurnalistik Indonesia, serta program sosial Wartawan Siaga Bencana. Dalam program tersebut, PWI Malang Raya menyediakan satu unit ambulance sebagai bagian dari kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi darurat di masyarakat.

Cahyono menambahkan, seluruh keuntungan dari bidang kegiatan dan usaha tersebut kembali diarahkan untuk peningkatan kesejahteraan anggota.

Di luar program formal, PWI Malang Raya juga aktif menggelar kegiatan yang membangun solidaritas. Salah satu yang mendapat perhatian adalah Night Run, yang sukses diikuti oleh 875 pelari.

“Kami ingin organisasi tidak hanya kuat di sisi tata kelola, tapi juga kompak dalam kegiatan sosial dan olahraga,” ujar Cahyono.

Harapan PWI Bojonegoro: Sharing Tata Kelola Organisasi

Sebagai penutup, Cahyono berharap silaturahmi dan studi banding PWI Bojonegoro ke Malang Raya dapat memperkuat pemahaman tata kelola organisasi melalui sharing pengalaman PWI daerah.

Sementara itu, bagi PWI Bojonegoro, kunjungan ini diharapkan menjadi bahan pembelajaran untuk meningkatkan kemandirian, kekompakan, dan loyalitas anggota dalam membangun organisasi yang lebih maju.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *