Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kabupaten Malang Perkuat Upaya Pencegahan dan Pengendalian Cacing

Kabupaten Malang Perkuat Upaya Pencegahan dan Pengendalian Cacing

  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025

Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Kesehatan intensifkan langkah pencegahan dan pengendalian penyakit cacingan yang menjadi masalah kesehatan masyarakat. Mulai dari pemberian obat cacing massal (POPM), promosi, hingga penanganan kasus di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Ivan Drie menyampaikan bahwa strategi yang dijalankan mencakup promosi kesehatan, pengendalian faktor resiko, pemberian obat cacing secara massal (POPM) hingga penanganan penanganan kasus di fasilitas kesehatan.

“Kami melakukan promosi meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti cuci tangan, menggunakan alas kaki, kuku pendek dan sebagainya,” kata Ivan, Jumat (22/8/2025).

Selain promosi kesehatan, Ivan menyebut langkah kedua dalam mencegah kecacingan pada anak dan balita adalah dengan pengendalian faktor risiko dengan cara jaga kebersihan lingkungan maupun perorangan.

Ivan juga menegaskan bahwa pemberian obat cacing secara massal (POPM) di Kabupaten Malang sendiri diberikan dua kali dalam satu tahun. Ia menyebut bahwa POPM dilaksanakan di bulan Mei dan bulan November untuk tahun 2025.

Ivan menambahkan bahwa target sasaran obat cacing adalah untuk balita usia 12-59 bulan, usia pra sekolah 5-6 tahun, usia sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah 7-12 tahun.

“Capaian POPM bulan Mei 2025 di Kabupaten Malang sebesar 99,96 persen,” ujarnya.

Ivan menegaskan bahwa jika penderita sudah terinfeksi, maka penanganan sesuai dengan tata laksana di fasilitas layanan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa untuk ibu hamil akan diberikan tablet zat besi, jika tetap anemia maka akan dilakukan pemeriksaan tinja. Jika positif, maka mulai trimester kedua dibawah pengawasan dokter.

“Pihak medis akan memberikan konseling kepada pasien dan keluarga sebagai bagian dari pencegahan,”pungkasnya.

Dinas kesehatan Kabupaten Malang juga memperkuat sistem surveilans dengan peningkatan kapasitas petugas lapangan, penemuan kasus aktif, survei faktor risiko, hingga pemetaan prevalensi cacingan.

“Survei prevalensi cacingan di Kabupaten Malang tahun 2019 sebesar 1,02 persen,” tutup Ivan Drie.

  • Penulis: Agung Budi
  • Editor: PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less