Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Terkait Aturan Pembayaran Royalti Musik, Kafe Rocket Kopi Mengaku Keberatan

Terkait Aturan Pembayaran Royalti Musik, Kafe Rocket Kopi Mengaku Keberatan

  • calendar_month Sel, 5 Agu 2025

Peweimalang.com,Kota Malang – Di tengah maraknya perbincangan mengenai kewajiban pembayaran royalti musik untuk tempat usaha, sejumlah pelaku usaha kuliner mempertahankan memutar lagu sebagai bagian dari fasilitas yang ditawarkan dari kafe tersebut. Salah satunya, Rocket Kopi sebuah kafe yang populer di Kota Malang.

Sebagai informasi, mekanisme pembayaran royalti musik ini telah diatur secara jelas melalui Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang hak cipta dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 tentang Royalti Lagu atau musik.

Menurut Kasir Rocket Kopi, Atana Aminatun Nadiyah mengaku pihaknya masih memutar lagu-lagu meskipun isu royalti musik belakangan ini ramai diberitakan di berbagai media.

“Kami tetap memutar lagu-lagu dari platform musik seperti biasa. Sampai saat ini masih belum ada teguran atau peringatan resmi yang kami terima akan hal itu,” terang Atana, Senin (4/8/2025).

Atana menegaskan bahwa pemutaran musik di Rocket Kopi bukan diperuntukkan untuk komersialisasi, melainkan sebagai bagian dari pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Menurutnya, musik merupakan elemen penting dalam menciptakan suasana nyaman dan santai di kafe.

“Kalau kita jadi customer dan datang ke kafe tanpa musik, pasti rasanya kurang. Musik bisa menjadikan suasana jadi hidup apalagi saat berbincang atau nongkrong bareng teman,” jelasnya.

Meski menyadari adanya regulasi terkait royalti musik, Atana mengaku kurang setuju jika pemutaran lagu di ruang publik seperti kafe harus sepenuhnya dibatasi. Ia menilai, pelaku usaha seperti mereka hanyalah penikmat musik, bukan menjiplak lagu.

“Kami hanya menikmati musik. Tidak ada niat untuk menjiplak lagu atau mengklaimnya. Jadi kalau harus dilarang sepenuhnya, rasanya kurang adil,” ungkapnya.

Rocket Kopi juga mengaku terbuka jika suatu saat pemerintah atau lembaga terkait mengharuskan adanya pembayaran lagu secara resmi.

Akbar Alifandi, Barista Rocket Kopi sebut akan datangkan band lokal jika peraturan diberlakukan resmi. (Agung Budi)

Barista Rocket Kopi, Akbar Arifandi menuturkan jika memang ada teguran dan larangan, pihaknya akan siap mengalihkan fokus hiburan lainnya, dengan mendatangkan band lokal maupun band cafe secara langsung.

“Mungkin akan seperti sebelumnya, kami akan mengundang band-band lokal maupun band kafe kalau memang dilarang. Mungkin kami akan sering mengundang band untuk live performance,” ujar Akbar.

Akbar juga mengatakan bahwa terkait live performance pihaknya sering ditawarkan oleh band-band lokal untuk tampil di tempatnya. Sehingga tidak menambah biaya operasional dari kafe.

Akbar juga menyebut belakangan ini Rocket Kopi juga jarang memutar lagu Indonesia. Ia mengaku sering memutar lagu barat untuk hiburan para pengunjungnya.

Lebih lanjut, Akbar juga mengatakan bahwa pihaknya memberikan ruang bagi pengunjung untuk melakukan request lagu. Selama volume musik tetap dalam batas wajar dan tidak mengganggu kenyamanan, pihaknya merasa tidak ada masalah berarti.

“Kami juga biasa melayani request dari pelanggan. Jadi fleksibel saja, yang penting tidak mengganggu,” pungkasnya.

Pihak Rocket Kopi juga akan menyesuaikan diri jika aturan tersebut diberlakukan secara resmi.

  • Penulis: Agung Budi
  • Editor: PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less