Temu Wali Mahasiswa Baru, Prof. Ilfi Tegaskan UIN Malang Bangun Generasi Berilmu dan Beradab

Temu Wali Mahasiswa Baru, Prof. Ilfi Tegaskan UIN Malang Bangun Generasi Berilmu dan Beradab
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof Ilfi Nur Diana saat memberikan sambutan di acara temu Wali Maba. (Foto: Humas UIN Mlg)

Peweimalang.com, Kota Malang – Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, mengajak para orang tua dan wali mahasiswa baru untuk membangun kepercayaan kepada kampus sebagai mitra dalam mendidik generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Prof. Ilfi di hadapan ribuan wali mahasiswa dalam kegiatan Temu Wali Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027.

Bacaan Lainnya

Prof. Ilfi menegaskan, kepercayaan orang tua kepada lembaga pendidikan berkaitan erat dengan keyakinan terhadap masa depan anak. Karena itu, ia meminta para wali tidak ragu menitipkan pendidikan putra-putrinya kepada UIN Malang.

“Jika Bapak Ibu yakin dengan lembaga ini, maka Bapak Ibu yakin dengan masa depan anak-anak Bapak Ibu,” tegas Prof. Ilfi.

Integrasikan Ilmu dan Adab

Menurut Prof. Ilfi, UIN Malang memiliki kekhasan dalam mengintegrasikan ilmu umum, ilmu keislaman, dan pembentukan adab.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan menguasai keilmuan sesuai program studi. Mereka juga mendapatkan penguatan keagamaan melalui pembelajaran fikih, Al-Qur’an, dan hadis.

Tradisi tersebut, kata Prof. Ilfi, memiliki akar panjang dalam sejarah peradaban Islam. Ia mencontohkan Ibnu Sina yang dikenal sebagai salah satu tokoh besar dalam bidang kedokteran sekaligus memiliki keterhubungan dengan tradisi keilmuan Islam.

“Di sini adab maupun ilmu umum diajarkan. Ada fikih, ada Al-Qur’an dan hadis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, integrasi tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Malang melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki landasan moral dan keislaman.

Ma’had Perkuat Karakter Mahasiswa

Selain pembelajaran di ruang kelas, keberadaan Ma’had menjadi salah satu kekuatan pendidikan di UIN Malang.

Prof. Ilfi menjelaskan, pembinaan melalui Ma’had memiliki peran penting dalam membentuk karakter, adab, serta kehidupan keagamaan mahasiswa selama menjalani pendidikan di kampus.

Karena itu, ia mengajak orang tua membangun komunikasi yang baik dengan universitas. Pendidikan mahasiswa, menurutnya, tidak dapat berjalan maksimal tanpa sinergi antara kampus dan keluarga.

“Bapak Ibu yakin, tetapi kalau Bapak Ibu ragu, kami juga akan ragu. Kenapa? Karena tidak ada dusta di antara kita,” ujarnya.

Persaingan Masuk UIN Malang Ketat

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ilfi juga mengungkap ketatnya persaingan untuk menjadi mahasiswa UIN Malang.

Pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini, tercatat 43.912 pendaftar. Dari jumlah tersebut, hanya 4.978 calon mahasiswa yang dinyatakan diterima.

Angka tersebut menunjukkan ketatnya proses seleksi yang harus dilewati mahasiswa baru sebelum akhirnya menjadi bagian dari keluarga besar UIN Malang.

“Masuk di UIN Malang tidaklah mudah. Dari 43.912 pendaftar, yang diterima hanya 4.978. Jadi anak-anak Bapak Ibu sangat luar biasa,” kata Prof. Ilfi.

Ia menjelaskan, jumlah penerimaan mahasiswa disesuaikan dengan kapasitas universitas. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembelajaran dan pelayanan akademik dapat berlangsung secara optimal.

35 Prodi Raih Akreditasi Unggul

Komitmen UIN Malang meningkatkan mutu pendidikan juga tercermin dari capaian akreditasi program studi.

Saat ini, sebanyak 35 program studi telah meraih akreditasi unggul. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keseriusan universitas dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing.

Prof. Ilfi menegaskan, orientasi pendidikan UIN Malang tidak sebatas mencetak mahasiswa dengan kecerdasan intelektual.

Kampus juga berkomitmen membangun pemahaman keislaman yang moderat dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami akan mengajarkan ilmu keislaman yang rahmatan lil ‘alamin,” tuturnya.

UIN Malang Siapkan Dua Fakultas Baru

Transformasi kelembagaan juga terus dilakukan UIN Malang. Salah satunya melalui rencana penambahan dua fakultas baru.

Pengembangan tersebut diarahkan untuk memperluas bidang keilmuan sekaligus menjawab dinamika dan kebutuhan masyarakat.

Melalui Temu Wali Mahasiswa Baru 2026/2027, Prof. Ilfi kembali menegaskan bahwa pendidikan mahasiswa merupakan perjalanan bersama antara kampus dan keluarga.

Kepercayaan orang tua, kualitas akademik, penguatan adab, serta integrasi ilmu umum dan keislaman diharapkan menjadi fondasi bagi mahasiswa UIN Malang.

Dengan fondasi tersebut, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang unggul dalam ilmu, kuat dalam karakter, serta mampu menghadirkan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *