Peweimalang.com, Surabaya – Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jawa Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak prestasi atlet di kancah nasional maupun internasional.
Langkah strategis terbaru diambil dengan mendatangkan tim ahli dan pelatih profesional langsung dari Korea Selatan, negara asal cabang olahraga bela diri tersebut.
Kehadiran mereka merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Pengprov TI Jatim, dengan program Jatim Hebat, serta Gwangju University yang merupakan salah satu dari 10 besar Universitas terbaik di Korea Selatan.
Terdapat tiga sosok penting dari Korea Selatan yang siap membagikan ilmu dan strateginya untuk taekwondo Jawa Timur.
Tokoh-tokoh tersebut yakni, Grand Master Han Kwanggil yang merupakan Pakar taekwondo tingkat tinggi yang akan memberikan arahan strategis dan penguatan teknik fundamental.
Kemudian, Coach Lee Junwoo yang merupakan Pelatih muda yang fokus pada peningkatkan performa fisik, taktik bertanding, dan kesiapan mental bertarung para atlet.
Keduanya datang di Indonesia, khususnya di Jawa Timur didampingi oleh Professor Kim Jihyuk yang merupakan Dekan dan juga akademisi dari Gwangju University, mereka akan menyuntikkan sport science serta metode latihan modern berbasis data ilmiah.
Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Timur adalah Mayjen TNI (P) Yusman Madayun, S.I.P. melalui Wakil Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Jawa Timur saat ini dijabat oleh Hendra Prastiyawan menyampaikan, bahwa kedatangan para tokoh taekwondo dari Korea Selatan ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi dengan Gwangju University.
“Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak instan sekaligus jangka panjang bagi ekosistem taekwondo di Jawa Timur,” tegas Hendra, Selasa (16/6/2026).
Dengan kombinasi pengalaman Grand Master Han, taktik segar dari Coach Lee, dan dukungan sport science dari Professor Kim, para atlet Jatim ditargetkan mampu mendominasi berbagai kejuaraan mendatang dan mewujudkan jargon ‘Jatim Hebat’ di panggung olahraga.





