Parfi Jawa Timur Dukung Pemerintah Bangun Seribu Gedung Bioskop Desa

Parfi Jawa Timur Dukung Pemerintah Bangun Seribu Gedung Bioskop Desa
Ilustrasi: Gedung bioskop desa yang akan mampu membuka ruang distribusi baru bagi karya sineas lokal. (Istimewa)

Peweimalang.com, Surabaya – Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Jawa Timur menyatakan dukungan penuh terhadap wacana pembangunan 1000 bioskop desa di Indonesia. Sedangkan langkah ini dinilai strategis untuk mendongkrak pertumbuhan industri perfilman nasional, terutama bagi rumah produksi kecil yang berbasis di daerah.

Ketua Parfi Jawa Timur Wira Lina, Senin (25/5), kepada wartawan mengatakan, program 1000 bioskop desa tersebut dapat menjadi jawaban atas ketimpangan akses perfilman yang selama ini berpusat di kota-kota besar. Selain itu, bioskop desa diharapkan mampu membuka ruang distribusi baru bagi karya sineas lokal yang kerap kesulitan menembus jaringan bioskop arus utama (mainstream).

“Program bioskop desa ini sangat positif karena bisa menjadi wadah bagi film-film karya anak daerah agar lebih dekat dengan masyarakat. Dan juga dapat menghidupkan ekosistem perfilman dan ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya.

Meski Parfi Jawa Timur memberikan apresiasi tinggi, dia menegaskan, dirinya juga memberikan catatan kritis terkait implementasi program tersebut di lapangan. Sehingga dengan keberhasilan proyek nanti, tidak boleh hanya diukur dari infrastruktur fisik semata. Namun juga ada yang penting yakni langkah komprehensif berjalan beriringan dengan pembangunan gedung. Dan tidak hanya pembangunan gedung saja, tapi juga mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini untuk peningkatan kapasitas dan kualitas para pelaku ekosistem perfilman di daerah.

Selain itu, kata Wira, harus ada stimulus bagi rumah produksi lokal agar terus produktif menghasilkan karya. Sehingga juga harus ada keterlibatan komunitas dan merangkul komunitas film serta pekerja seni lokal sebagai penggerak utama. Dan dirinya berharap agar pemerintah pusat tidak berjalan sendiri dalam mengeksekusi wacana besar ini.

Dan dirinya pun juga mendesak pemerintah untuk aktif melibatkan organisasi perfilman yang ada di daerah sejak proses perencanaan hingga pelaksanaan.

“Dengan melibatkan aktif elemen lokal dinilai krusial agar program 1000 bioskop desa tepat sasaran, berkelanjutan, dan manfaatnya benar-benar dirasakan secara nyata oleh insan perfilman di seluruh penjuru tanah air,” ujarnya.(*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *