186 Penerima Bansos Kota Batu Terindikasi Salah Gunakan Dana, Dinsos Bakal Verifikasi Ulang
- calendar_month Jum, 12 Sep 2025

Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Lilik Fariha saat ditemui di acara Panen Bersama Lansia. (Foto: Dafa)
Peweimalang.com, Kota Batu – Sejumlah 186 penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Batu terancam penghentian bantuan setelah terindikasi tidak menggunakan dana sesuai peruntukan. Langkah ini merupakan bagian dari kebijakan, menyusul temuan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait penyalahgunaan bansos.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu, Lilik Fariha, menegaskan pihaknya akan melakukan verifikasi dan pengecekan ulang sebelum mengambil keputusan. Menurutnya, bansos yang terbukti disalahgunakan tidak akan dilanjutkan penyalurannya.
“Kami akan lakukan verifikasi dan cross-check penerima. Jika terbukti dana tidak digunakan sebagaimana mestinya, bantuan dihentikan. Edukasi juga kami berikan agar masyarakat memahami tujuan bansos,” ujar Lilik, Jumat (12/9/2025).
Ia menjelaskan, saat ini Dinsos baru menerima data By Name By Address (BNBA) penerima bansos yang harus diverifikasi. Proses ini dilakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Kami masih berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk data lengkapnya. Yang pasti, bansos itu sifatnya sementara. Pemberdayaanlah yang akan bertahan selamanya,” tambahnya.
Langkah tegas ini diambil setelah Menteri Sosial mengungkapkan Jawa Timur menjadi provinsi penerima bansos terbesar ketiga yang terafiliasi dengan judi online. Tercatat, ada 9.700 pemain aktif dengan peredaran uang mencapai Rp50 miliar.
Menindaklanjuti hal tersebut, Dinsos Kota Batu akan memetakan 186 penerima yang diduga tidak memanfaatkan bansos sesuai peruntukan. Setelah data BNBA diterima, pemerintah desa akan dilibatkan untuk pendampingan dan edukasi.
“Kami tidak sekadar menghentikan, tapi juga memberikan pembinaan supaya mereka yang sudah terlanjur salah bisa kembali menggunakan bantuan dengan bijak,” pungkasnya.
- Penulis: Dafa Pratama
- Editor: Redaksi PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar