Universitas Brawijaya Malang Tanam Ribuan Bibit Durian, Wujudkan Kota Malang Hijau
- calendar_month Sen, 10 Nov 2025

Peweimalang.com, Kota Malang – Fakultas Pertanian (FP) Universitas Brawijaya (UB) memberikan 1.000 bibit pohon durian ke Kelurahan Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Penanaman ini secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat di Wisata Aeng, Senin(10/11/2025).
Dekan FP UB, Prof. Mangku Purnomo, S.P., M.Si., Ph. D menjelaskan bahwa pemberian 1.000 bibit pohon ini merupakan permintaan dari masyarakat Kelurahan Wonokoyo. Ia menyebut bahwa kawasan Kelurahan Wonokoyo memang cocok untuk ditanami pohon durian.
“Jadi masyarakat meminta untuk menanam pohon durian. Kawasan ini juga cocok karena agak tinggi dan tidak terlalu bawah. Jadi cocok untuk durian, nangka dan perkebunan,” kata Prof. Mangku usai penanaman simbolis bibit durian oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Prof. Mangku mengatakan bahwa kawasan kelurahan Wonokoyo juga cocok untuk ditanami coklat. Namun, karena permintaan masyarakat Wonokoyo untuk ditanami durian, maka FP UB memberikan durian.
“Kami konsepnya minimal, kami berharap 20-30 persen seluruh di hutan kota di Malang ini dan mungkin seluruh Indonesia harus ditanami tanaman produktif,” ujarnya.
Prof. Mangku menambahkan bahwa di kawasan Wonokoyo tidak hanya ditanami durian dan nangka, tetapi juga ditambahkan tanaman produktif.
“Kami akan tambah tanaman produktif seperti tanaman obat-obatan, berbasis pohon, dan buah-buahan agar monokultur beragam,” tambah Prof. Mangku.
Menurut Prof. Mangku dengan tambahan tanaman yang beragam hal ini bisa dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat sekitar, terutama untuk anak-anak disana.
“Dengan tanaman beragam ini bisa juga menjadi tempat edukasi dan kita berharap biodiversity terjadi di seluruh taman Kota Malang,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa FP UB telah meminta izin kepada Wali Kota Malang untuk mendiversifikasi tanaman-tanaman hutan Kota Malang yang monokultur.
“Nanti pelan-pelan kita akan memperkaya dengan tanaman-tanaman beragam dan fungsional, termasuk tanaman-tanaman untuk kebudayaan, support ritual lokal yang jadi budaya kita,” paparnya.
Ia menegaskan dengan langkah tersebut tanaman tidak hanya mempercantik kawasan Kota Malang, tetapi juga menjadi tanaman di Kota Malang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Universitas Brawijaya siap untuk support menambah penghijauan Kota Malang dan menambah biodiversitas Kota Malang terutama di hutan-hutan kota. Tidak hanya fungsi ekologi, melainkan juga fungsi sosial dan ketahanan pangan,” imbuh Prof. Mangku.
Prof. Mangku juga menyebut bahwa UB akan memberikan masyarakat pelatihan langsung dari akademisi yang memiliki fokus pada durian. Dengan hal itu, masyarakat bisa fokus untuk merawat pohon durian.
“Kalau duriannya beragam, ada Musang King, Duri Hitam dan Bawor, kita Support,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengapresiasi langkah FP UB dengan pemberian 1.000 bibit pohon ke Kelurahan Wonokoyo. Ia menyebut ini merupakan bentuk perjuangan untuk masa depan.
“Saya mengapresiasi karena ini langkah yang baik untuk memperingati hari pahlawan yang jatuh pada 10 November,” ujar Wahyu.
Ia menyebut penanaman 1.000 pohon durian ini untuk menambah ruang terbuka hijau di Kota Malang.
“Pemerintah Kota Malang berterima kasih karena penanaman seribu pohon ini. Langkah ini menambah ruang terbuka hijau di Kota Malang,” tutupnya.
- Penulis: Agung Budi Prasetyo
- Editor: Redaksi
- Sumber: Liputan











Saat ini belum ada komentar