Tak Berhenti di Shelter, Bus Trans Jatim Banyak Dikeluhkan Warga
- calendar_month Ming, 30 Nov 2025

Bus Trans Jatim yang banyak mendapat animo tinggi dari masyarakat. (Foto: Agung)
Peweimalang.com, Kota Malang – Warga Kota Malang banyak mengeluhkan mengenai operasional transportasi publik Trans Jatim. Pasalnya banyak masyarakat yang telah menunggu lama di shelter bus. Tapi sayang, bus tersebut tidak berhenti, lantaran penumpang di dalamnya penuh.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan bahwa ketentuan SOP Trans Jatim harus berhenti 10-15 menit di setiap shelter terlepas masih kosong atau tidak.
“Ketentuannya memang berhenti di shelter 10-15 menit dan harus jalan tidak melebihi itu. Kalau saya tidak tahu persis kalau di terminal harus menunggu penuh dulu,” ujar Widjaja, Ahad (30/11).
Kadishub ini juga memberikan usulan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berada di shelter tengah kepada operator Trans Jatim. Ia mengungkapkan bahwa di aplikasi Trans Jatim Ajaib, warga dapat memonitor mobilisasi bus Trans Jatim.
“Kami akan meneruskan kepada operator Trans Jatim untuk menghandle, mengangkut dan melayani masyarakat yang ada di pemberhentian,” katanya.
Namun, Widjaja mengaku tidak tahu persis apakah dalam Aplikasi Trans Jatim dapat pula memonitor jumlah masyarakat yang menunggu disetiap shelter Trans Jatim.
“Tidak tahu kalau yang di titik-titik masing-masing, saya rasa tidak bisa,” ucapnya.
Widjaja menegaskan bahwa pihaknya akan mengevaluasi dengan Dishub Provinsi Jawa Timur perihal tersebut.
“Kita coba apapun permasalahan, keluhan akan kami sampaikan pada provinsi Jawa Timur. Tentunya ini sebagai bisa bentuk bagian dari perbaikan,” tegasnya.
- Penulis: Agung Budi
- Editor: Redaksi PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar