Syabril Ulum Minta Polisi Segera Tangkap Maling Besi Penutup Gorong-Gorong
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025

Akhdiyat Syabril Ulum, anggota DPRD Kota Malang dalam acara serap aspirasi warga.
Peweimalang.com, Kota Malang – Akhdiyat Syabril Ulum, anggota DPRD Kota Malang meminta pihak Kepolisian untuk segera menangkap maling pencuri besi penutup gorong-gorong.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang ini menanggapi kejadian yang tengah viral di media sosial yang menjadi keresahan masyarakat. Yakni mengenai rayap besi atau pencurian besi yang marak terjadi di wilayah Kota Malang.
Ulum sangat menyayangkan kejadian tersebut terjadi di Kota Malang. Pasalnya, pencurian besi seperti penutup gorong-gorong. Ia meminta kepada pihak kepolisian agar menindaklanjuti kejadian tersebut.
“Kami meminta kepada pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti kejadian yang meresahkan ini, karena penutup besi di jalan atau di gorong-gorong sebagai pintu masuk saat hujan,” tegas Ulum, Selasa (4/11/2025).
Ulum juga menambahkan bahwa selain menjadi pintu masuk air saat hujan. Penutup besi atau gorong-gorong tersebut juga sebagai keamanan bagi pengguna jalan. Jika pencurian besi tersebut ramai, maka dapat membahayakan pengguna jalan.
“Fungsinya juga sebagai keamanan bagi pengguna jalan, jika hilang bisa membahayakan pengguna jalan, dan masyarakat menjadi resah,” ujarnya.
Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk melakukan pencegahan mengenai rayap besi ini. Ia menyarankan agar mengganti desain agar tidak mudah lepas. Selain itu, penambahan cctv di beberapa area agar pengawasan lebih optimal.
“Perubahan desain agar tidak mudah diambil bisa menjadi solusi, ditambah lagi dengan pemasangan cctv agar bisa mengidentifikasi pelaku dan menindaklanjuti pencurian,” tambahnya.
Ulum juga mengajak masyarakat untuk mengamankan aset-aset di wilayahnya masing-masing. Pasalnya, pencurian aset ini diperuntukkan untuk keuntungan pribadi tanpa memikirkan keselamatan orang lain.
“Kami mengajak masyarakat untuk mengamankan aset berharga ini, karena oknum pencurian ini hanya untuk keuntungan pribadi dan mengabaikan keselamatan masyarakat,” pungkas Ulum.
- Penulis: Redaksi
- Editor: PWI Malang Raya










Saat ini belum ada komentar