Pohon Tumbang di Kota Malang Timpah Mobil dan Warung
- calendar_month Rab, 10 Des 2025

Pohon tumbang di kawasan Jalan Merapi, Kecamatan Klojen, Kota Malang. (Agung Budi)
Peweimalang.com, Kota Malang – Pohon tumbang di Jalan Merapi, Kecamatan Klojen Kota Malang menimpa dua kendaraan dan satu warung gorengan dan tidak memakan korban jiwa. Pohon tumbang tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 siang, Rabu (10/12/2025).
Salah satu saksi pohon tumbang, David yang kendaraannya tertimpa pohon menjelaskan bahwa pohon tumbang tersebut terjadi secara tiba-tiba.
“Awalnya itu saya saat nongkrong sambil ngopi tiba-tiba ada bunyi kretek-kretek gitu. Saya pikir buah-buahannya yang jatuh, gak lama langsung jatuh,” jelas David driver ojek online (ojol) yang kendaraannya tertimpa pohon.
David menyebutkan kejadian pohon tumbang tersebut sangat cepat sekitar pukul 11.00 WIB. David mengungkapkan saat terjadi pohon tumbang, dirinya berada di dalam pos disekitaran sana.
“Empat orang tadi yang sama saya di dalam pos, tapi tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
David juga mengatakan bahwa dirinya sempat terjebak di dalam pos. Namun, usai pohon tumbang dirinya berhasil keluar dari pos.
“Ya sempat terjebak, nunggu pohon itu jatuh dan tidak ada pergerakkan lalu saya keluar,” katanya.
Sementara itu, pemilik warung gorengan Sanipah mengaku bahwa dirinya mengira suara yang terdengar berasal dari buah yang jatuh dari pohon genitri. Namun, beberapa saat pohon langsung tumbang.
“Saya kira buah genitri yang dipohon itu jatuh, ternyata pohonnya tumbang dan lari semua, sempat terperosok karena menyelamatkan tabung gas takutnya meledak,” jelasnya.
Sanipah mengaku bahwa sudah mendapat pertolongan dari PMI yang turun ke lokasi untuk memastikan tidak mengalami luka.
“Tadi sudah dicek sama PMI. Tidak kenapa-kenapa tapi masih kaget,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Prayitno menjelaskan bahwa BPBD telah melakukan asesmen terkait kejadian pohon tumbang tersebut. Dari hasil pendataan, pohon tumbang tersebut jenis beringin setinggi kurang 15 meter.
“Diameternya kurang lebih satu meter. Saat ini, tim reaksi cepat BPBD Kota Malang serta DLH Kota Malang sudah berada di lokasi,” jelas Prayitno, Rabu (10/12/2025).
Prayitno mengatakan bahwa kondisi akar yang sudah lapuk menjadi penyebab pohon tumbang tersebut. Sehingga pohon beringin tersebut tidak bisa menahan beban yang pada akhirnya tumbang.
“Saat kejadian, kondisi cuaca di Kota Malang sedang cerah. Kami cek, ternyata pohon beringin itu tumbang akibat akar yang sudah lapuk,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa pada insiden ini. Prayitno mengatakan bahwa dua motor dan warung gorengan mengalami kerusakan.
Rinciannya, dua sepeda motor mengalami rusak ringan dan rusak sedang. Untuk bangunan semi permanen yang dijadikan warung dengan ukuran 2 x 2 merer persegi mengalami rusak parah dan juga kabel jaringan internet terputus.
“Masih kami data dan dihitung lebih lanjut untuk kerugiannya,” imbuh Prayitno.
Prayitno menegaskan bahwa agar tidak terjadi kejadian serupa, BPBD dan DLH Kota Malang akan melakukan monitoring konsisi pohon di seluruh wilayah Kota Malang.
“Akan kami monitoring kondisi akar dan kesehatan pohon yang berada di sepanjang jalur protokol, termasuk melakukan perempesan atau pemangkasan secara berkala. Kami juga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi pohon tumbang dan melaporkan jika menemukan kondisi pohon yang rawan,” tutupnya.
- Penulis: Agung Budi
- Editor: PWI Malang Raya












Saat ini belum ada komentar