Bukan Sekadar Juara, Lanud Abd Saleh Tekankan Sportivitas dan Keselamatan di Kejurda Paralayang

Bukan Sekadar Juara, Lanud Abd Saleh Tekankan Sportivitas dan Keselamatan di Kejurda Paralayang
Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS., secara resmi menutup Danlanud Abd Saleh Open Kejurda Paralayang Jawa Timur Tahun 2026. (Foto: Pentak Abd Saleh)

Indonesiandaily.com – Gemuruh kompetisi di udara akhirnya berakhir. Danlanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara resmi menutup Danlanud Abd Saleh Open Kejurda Paralayang Jawa Timur 2026, Minggu (20/9/2026).

Kejuaraan yang digelar sejak 18 September tersebut berlangsung di Landing Area Paralayang Songgomaruto, Kota Batu. Para atlet beradu kemampuan sekaligus menguji ketepatan, keberanian, dan konsistensi menghadapi tantangan selama penerbangan.

Bagi Lanud Abdulrachman Saleh, kejuaraan tersebut tidak berhenti pada perebutan gelar juara. Ajang ini juga menjadi ruang pertemuan para pegiat olahraga dirgantara dari berbagai unsur.

Dalam sambutannya, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang ikut memastikan kejuaraan berjalan aman dan lancar.

“Terima kasih kepada panitia, FASI, juri, official, atlet, serta seluruh pihak yang telah mendukung kejuaraan ini,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi paralayang memiliki nilai lebih dari sekadar pencapaian prestasi. Pertandingan menjadi momentum untuk membangun persaudaraan, menjaga sportivitas, sekaligus mendorong perkembangan olahraga dirgantara di Jawa Timur.

Bukan Sekadar Mengejar Gelar 

Semangat kompetisi juga diarahkan agar para atlet menjadikan setiap pertandingan sebagai bagian dari proses pembentukan prestasi.

Atlet yang berhasil meraih juara diharapkan tidak berhenti pada capaian kali ini. Prestasi tersebut justru menjadi pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi berikutnya.

Sementara bagi atlet yang belum memperoleh hasil sesuai harapan, pengalaman selama kejuaraan dinilai tetap memiliki arti penting.

Setiap penerbangan, persaingan, hingga hasil pertandingan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi ajang selanjutnya.

Danlanud juga memberikan penghargaan kepada seluruh atlet atas perjuangan dan semangat yang ditunjukkan sepanjang kejuaraan.

Keselamatan Jadi Fondasi 

Di balik aksi para atlet di udara, aspek keselamatan menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kejuaraan paralayang.

Karena itu, semangat kebersamaan dan sportivitas yang terbentuk selama kompetisi diharapkan tidak berhenti ketika pertandingan ditutup.

Marsma TNI Reza berharap nilai tersebut menjadi fondasi bagi semakin kuatnya kolaborasi antara TNI Angkatan Udara, Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), pemerintah daerah, komunitas olahraga dirgantara, dan masyarakat.

Sinergi lintas pihak tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem olahraga dirgantara yang semakin berkembang sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Jawa Timur.

Penutupan Kejurda Paralayang Jawa Timur 2026 turut dihadiri Danwing 1.2 Grup 1 Angkut, para kepala dinas, komandan satuan, Ketua Pengurus Paralayang Provinsi Jawa Timur, Sekretaris KONI Provinsi Jawa Timur, para atlet, serta tamu undangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *