Peweimalang.com, Kota Malang – UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bersiap membuka Program Studi Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji dan Umrah jenjang sarjana setelah izin resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) diterbitkan. Kehadiran dua program studi baru ini memperluas pilihan pendidikan sekaligus membuka peluang pengembangan sumber daya manusia di sektor ekonomi syariah dan pelayanan haji.
Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1126 Tahun 2026 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Ekonomi Syariah Program Sarjana dan KMA Nomor 1239 Tahun 2026 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Manajemen Haji dan Umrah Program Sarjana.
Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nurdiana, menyambut positif terbitnya kedua keputusan tersebut. Menurutnya, pembukaan dua program studi ini menjadi bagian dari penguatan rumpun ilmu agama sekaligus pengembangan pendidikan tinggi Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Terbitnya izin dua program studi ini akan semakin memperkuat kajian rumpun ilmu agama di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” ujarnya.
Perluas Pilihan Studi dan Kompetensi Profesional
Pembukaan Program Studi Ekonomi Syariah diharapkan memperkuat pengembangan keilmuan ekonomi berbasis prinsip Islam. Bidang ini memiliki keterkaitan dengan perkembangan industri keuangan syariah, pengelolaan usaha, serta aktivitas ekonomi yang membutuhkan pemahaman terhadap nilai-nilai syariah.
Sementara itu, Program Studi Manajemen Haji dan Umrah disiapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional dalam pengelolaan layanan ibadah. Bidang tersebut membutuhkan kompetensi manajerial, pemahaman regulasi, komunikasi, serta kemampuan memberikan pelayanan kepada jamaah.
Rektor Ilfi menegaskan bahwa pengembangan program studi tidak cukup berhenti pada penyelenggaraan pendidikan di ruang kelas. Perguruan tinggi juga perlu membangun ekosistem akademik yang menghubungkan penguasaan ilmu, nilai keislaman, profesionalisme, dan kebutuhan dunia kerja.
Dengan pendekatan tersebut, kedua program studi diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan kompetensi mahasiswa sekaligus memperluas kontribusi kampus bagi masyarakat.
UIN Malang Siapkan Tindak Lanjut Kerja Sama
Terbitnya izin Program Studi Manajemen Haji dan Umrah juga menjadi landasan untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga yang bergerak dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Abdul Hamid, mengatakan izin tersebut perlu ditindaklanjuti melalui program konkret yang memberikan manfaat lebih luas.
“Terbitnya KMA ini tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif. Ini harus menjadi pintu masuk untuk menghadirkan program-program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
UIN Maliki Malang berencana memperkuat implementasi kerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta DPW FK KBIHU Jawa Timur. Salah satu agenda yang dijadwalkan adalah Sertifikasi Pembimbing Haji Profesional pada 9–15 November 2026.
Menurut Abdul Hamid, izin penyelenggaraan Program Studi Manajemen Haji dan Umrah menjadi salah satu persyaratan penting untuk mendukung penyelenggaraan program sertifikasi tersebut.
“Ini merupakan momentum penting. Kita tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang memahami teori tentang haji dan umrah, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan, pelatihan, sertifikasi, riset, dan pengabdian masyarakat,” tegasnya.
Menunggu Penguatan Penyelenggaraan Akademik
Dengan terbitnya kedua KMA tersebut, UIN Maliki Malang memasuki tahap pengembangan program studi baru yang diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan akademik dengan tuntutan profesional.
Program Studi Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji dan Umrah memiliki bidang pengembangan berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan kurikulum yang relevan, tenaga pengajar kompeten, serta jejaring kerja sama yang mendukung pembelajaran dan praktik profesional.
Pembukaan dua program studi tersebut sekaligus memperluas ruang pengembangan keilmuan di UIN Maliki Malang. Tantangan selanjutnya adalah memastikan kesiapan penyelenggaraan akademik sehingga kehadirannya memberikan pilihan pendidikan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan calon mahasiswa.
Terbitnya izin resmi dari Kementerian Agama menjadi langkah awal bagi UIN Maliki Malang untuk memperkuat perannya dalam pengembangan ekonomi syariah dan sumber daya manusia profesional di bidang haji dan umrah.





