BPBD Kabupaten Malang Salurkan 5,5 Juta Liter Air Bersih dan Siaga Karhutla Selama Tanggap Darurat

BPBD Kabupaten Malang Salurkan 5,5 Juta Liter Air Bersih dan Siaga Karhutla Selama Tanggap Darurat
Bantuan air bersih dari BPDB Kabupaten Malang. (Ist)

Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus mengintensifkan penanganan dampak kekeringan serta kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama masa tanggap darurat bencana tahun 2026.

Hingga Kamis 22 Oktober 2026, total distribusi air bersih untuk warga terdampak telah menembus angka 5,51 juta liter.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Malang, dampak kekeringan saat ini melanda setidaknya 15 desa yang tersebar di 7 kecamatan.

Musim kemarau ini memengaruhi sedikitnya 6.436 Kepala Keluarga (KK) atau 20.111 jiwa.

Adapun wilayah yang rutin mendapatkan pengiriman air bersih yakni di Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), Desa Sumberagung, Sitiarjo, Kedungbanteng, serta fasilitas kesehatan Puskesmas Sitiarjo.

Kemudian, Kecamatan Kalipare, Desa Kalirejo, Putukrejo, Sumberpetung, dan Arjosari; Kecamatan Gedangan Desa Tumpakrejo dan Sidodadi; Kecamatan Donomulyo: Desa Sumberoto dan Tulungrejo.

Selain itu, di Kecamatan Pagak, Desa Sumberejo dan Pagak; Kecamatan Sumberpucung, Desa Karangkates; Kecamatan Bantur: Desa Bandungrejo.

Warga membuat tandon air untuk memuat bantuan air bersih. (Ist)

Khusus penyaluran pada Kamis 22 Oktober 2026 kemarin, tim gabungan mendistribusikan sebanyak 70.000 liter air bersih dengan menggunakan 4 armada truk tangki dalam 17 kali pengiriman (rit) ke titik-titik prioritas.

“Secara akumulatif sejak awal penanganan pada 8 Agustus hingga 22 Oktober 2026, total air bersih yang disalurkan kepada masyarakat terdampak telah mencapai 5.510.150 liter,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Jumat 23 Oktober 2026.

Selain penanganan krisis air bersih, BPBD Kabupaten Malang juga memfokuskan pemantauan pada potensi karhutla, khususnya di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo.

Guna memperkuat upaya pencegahan dan pemadaman di lapangan, BPBD telah menyalurkan dukungan logistik ke sejumlah desa rawan karhutla.

“Kita sudah menyalurkan bantuan ke Desa Gunungronggo (Kecamatan Tajinan), Desa Toyomarto (Kecamatan Singosari), Desa Wonorejo (Kecamatan Lawang), Desa Tawangargo (Kecamatan Karangploso), dan melakukan Sinergi Lintas Sektor dan Kesiapsiagaan 24 Jam,” jelas Sadono.

Antri air bersih di bak-bak penampungan sementara. (Ist)

Berdasarkan laporan Posko Komando BPBD Kabupaten Malang pada Shift 2 (Kamis malam hingga Jumat pagi, 23/10/2026), kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Malang diprakirakan cerah dengan suhu sekitar 23 Drajat Celcius dan kelembaban 89 persen.

Meski pemantauan di 33 kecamatan terpantau kondusif tanpa kejadian menonjol, personel BPBD tetap disiagakan penuh selama 24 jam.

Keberhasilan penanganan darurat ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari PMI Kabupaten Malang, Damkar Kabupaten Malang, Perumda Tirta Kanjuruhan, PJT 1 Karangkates, Puskesmas Sitiarjo, perangkat desa setempat, hingga mitra komunikasi swasta seperti Buana Solusindo dan Marva Telekomunikasi.

BPBD Kabupaten Malang terus mengimbau masyarakat untuk bijak menghemat penggunaan air bersih serta meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.

Masyarakat yang membutuhkan informasi terkini atau ingin melaporkan kondisi darurat dapat langsung menghubungi Call Center maupun saluran media sosial resmi BPBD Kabupaten Malang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *