Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » BPBD Kabupaten Malang Asesmen Kerugian 2 Desa yang Terendam Banjir

BPBD Kabupaten Malang Asesmen Kerugian 2 Desa yang Terendam Banjir

  • calendar_month 33 menit yang lalu

Peweimalang.com, Kab Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang langsung melakukan asesmen terhadap dua desa terdampak banjir. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan. Bahwa pihaknya dalam peristiwa itu, saat ini sedang melakukan asesmen terhadap dampak banjir tersebut.

“Kami masih melakukan pendataan terkait kerusakan dan kerugian. Perkembangan informasi akan kami sampaikan,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (1/3/2026) 

Sebelumnya telah dikabarkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang, pada Sabtu (28/2/2026) sore mengakibatkan dua desa tergenang air. Kedua desa tersebut yakni Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan Kecamatan Pakis.

Banjir tersebut berasal dari luapan sungai di perbatasan Desa Saptorenggo dan Desa Mangliawan yang mengakibatkan puluhan rumah warga terendam.

Berdasarkan data sementara BPBD setempat, lanjut Sadono, banjir tersebut meluas sampai ke wilayah Desa Mangliawan tepatnya ke area RT 03 RW 06 yang juga masuk Kecamatan Pakis.

“Berdasarkan data kami, total ada 10 KK yang terdampak bencana banjir itu, dari 10 Kaka itu tersebar di dua Desa, yakni tujuh KK di Desa Saptorenggo dan tiga KK di Desa Mangliawan,” jelasnya.

Sadono menjelaskan mengacu pada laporan awal yang diterimanya, kejadian banjir tersebut diakibatkan oleh cuaca hujan deras di wilayah Pakis sejak pukul 17.30 hingga 20.00 WIB.

Guyuran hujan menyebabkan terjadinya luapan debit air sungai di wilayah perbatasan antara Desa Saptorenggo dengan Desa Mangliawan.

“Kemudian, (banjir) menggenang ke area permukiman warga, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” tegasnya.

Sadono menegaskan, saat ini intensitas hujan di wilayah terdampak banjir sekarang sudah mulai berangsur turun.

“Saat ini intensitas hujan ringan sampai sedang,” tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data dan peta kerawanan bencana banjir di BPBD, wilayah Kecamatan Pakis merupakan daerah rawan dilanda banjir saat musim hujan.

Ke 16 wilayah kecamatan daerah rawan banjir itu, tambah Sadono, yakni Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau, Kecamatan Singosari, dan Kecamatan Lawang.

Kemudian, Kecamatan Poncokusumo, Kecamatan Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Dampit, Kecamatan Sumbermanjingwetan, Kecamatan Gedangan, Kecamatan Kalipare, dan Kecamatan Wagir.

 

 

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less