Pecatur Muda Kota Malang Raih Medali Perak di SEA Games 2025 Thailand
- calendar_month Jum, 12 Des 2025

Peweimalang.com, Kota Malang – Pecatur muda asal Kota Malang, Nayaka Budidharma berhasil meraih medali perak pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Atlet binaan Percasi Kota Malang itu memberikan warna baru debutnya di SEA Games pada nomor makruk atau catur tradisional Thailand.
Perjalanan panjang dan penuh haru mewarnai prestasi gemilang yang sangat membanggakan. Ibu Nayaka, Lilis mengatakan bahwa putranya harus melewati seleksi ketat yang pada akhirnya terpilih untuk membela negara Indonesia di Ajang SEA Games.
“Ada seleksi terlebih dulu, kalau lolos masuk tim SEA Games. Awalnya itu masuk tiga besar, jadi yang bergelar Grand Master (GM) langsung masuk seleksi. Nayaka peringkat 1 dan lolos SEA Games cabor catur,” terang Lilis, Jumat (12/12/2025).
Meski dinyatakan lolos mengikuti SEA Games dan membela Merah Putih, Pecatur asal Kota Malang itu sempat khawatir tidak bisa berangkat dikarenakan kuota atlet hanya tiga orang.
“Nayaka sempat tidak akan berangkat meski lolos, sempat seduh kan dia waktu itu, karena tang berangkat cuma tiga orang. Tapi karena ada peningkatan anggaran dari Indonesia. Jadi dia berangkat,” kata Lilis.
SEA Games 2025 ini mejadi debut Nayaka di ajang multievent tingkat kawasan. Ia bukan nama baru di kompetisi internasional, Nayaka telah mewakili Indonesia sejak usia tujuh tahun di berbagai turnamen seperti Asian Youth, Asian Zone, dan ASEAN Junior.
“Untuk ajang internasional, bukan yang pertama. Nayaka pernah ikut di Mongolia, Asian Youth sejak tujuh tahun, tapi kalau di SEA Games memang baru pertama dan ini mimpinya,” ungkap Ibunda Nayaka.
Sebelum berangkat, Nayaka tak pernah lepas dari dukungan keluar. Di grup Whatsapp keluarga, ia selalu meminta doa restu setiap hari, baik menjelang perjalanan maupun selama pertandingan berlangsung.
“Sebelum berangkat ke SEA Games, Nayaka minta doa restu. Itu setiap hari di grup keluarga, minta doa agar lancar di setiap pertandingan,” ujarnya.
SEA Games kali ini, Nayaka bertanding di nomor makruk yang merupakan catur tradisional Thailand. Nomor itu pertama kalinya dipertandingkan dan berbeda di edisi SEA Games sebelumnya yang menggunakan catur internasional.
“Baru kemarin catur makruk, itu catur tradisional Thailand. Di SEA Games itu catur Thailand yang dimainkan baru pertama kali, sebelumnya catur internasional,” tambah Lilis.
Lilis berharap putranya mampu mempersempahkan medali sebanyak-banyaknya untuk Indonesia. Hal itu secara tidak langsung akan membawa nama Kota Malang di kancah dunia.
“Semoga mendapatkan hasil terbaik, kesehatan dan keselamatan. Intinya itu semangat dan kebahagiaan,” tegas Lilis.
Lilis juga mengungkapkan bahwa harapan Nayaka adalah mempersembahkan medali emas untuk Indonesia. Hal itu sudah lama dalam benak Nayaka sebagai atlet profesional.
“Kalau Nayaka berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih. Nayaka kepikiran itu dapat medali emas,” tutup Ibunda Nayaka, pecatur asal Kota Malang itu.
- Penulis: Agung Budi Prasetyo
- Editor: Redaksi
- Sumber: Liputan











Saat ini belum ada komentar