LKMMF X MTE 2026 FKIK UIN Malang Asah Kepemimpinan Mahasiswa

LKMMF X MTE 2026 FKIK UIN Malang Asah Kepemimpinan Mahasiswa
Serunya acara pelatihan manajerial kepemimpinan LKMMF FKIK UIN Malang.

Peweimalang.com, Kota Batu – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang membekali mahasiswa dengan keterampilan manajerial, kepemimpinan, dan kerja sama tim melalui kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Fakultas (LKMMF) X Meet The Expert (MTE) 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) DEMA FKIK ini berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), di Hall Auditorium Lantai 3 Gedung Ar-Rahim, Kampus 3 UIN Malang.

Berbagai kegiatan dirancang untuk melatih mahasiswa mengelola waktu, menyusun strategi, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam menyelesaikan persoalan.

Rangkaian acara diawali dengan materi manajemen waktu yang menekankan pentingnya menyeimbangkan aktivitas akademik dan nonakademik. Mahasiswa kemudian mengikuti permainan edukatif berupa simulasi pembangunan menara menggunakan sedotan dan karet secara berkelompok.

Latih Kolaborasi dan Berpikir Kritis

Peserta juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) untuk bertukar gagasan, menyampaikan pendapat, dan mengasah kemampuan berpikir kritis. Sementara itu, penampilan kelompok menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kolaborasi.

Melalui pendekatan yang memadukan materi dan praktik, LKMMF diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman tentang pengelolaan organisasi, tetapi juga melatih mahasiswa menghadapi tantangan dalam kegiatan kemahasiswaan.

Kemampuan merencanakan kegiatan, membagi waktu, dan mengantisipasi risiko menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu menjalankan tanggung jawab secara lebih terarah dan efektif.

Bekal Menghadapi Dunia Profesional 

Melalui integrasi LKMMF dan Meet The Expert, FKIK UIN Malang juga berupaya memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengembangan diri dan kesiapan memasuki dunia profesional.

Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang adaptif, komunikatif, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Bekal tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi aktif dalam organisasi kampus dan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *