Rektor UIN Malang Prof Ilfi Hadiri Kesyukuran 1 Abad Gontor Perkuat Akses Pendidikan Tinggi bagi Santri

Rektor UIN Malang Prof Ilfi Hadiri Kesyukuran 1 Abad Gontor Perkuat Akses Pendidikan Tinggi bagi Santri
Rektor UIN Malang Prof Ilfi Nur Diana (paling kanan) saat menghadiri kesyukuran 1 abad Pondok Pesantren Gontor.

Peweimalang.com, Ponorogo – Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menghadiri undangan Resepsi Kesyukuran Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang berlangsung di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Pondok Modern Darussalam Gontor Putra Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Momentum satu abad Gontor tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi perjalanan panjang pesantren dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, serta para tokoh nasional dan internasional. Sejumlah 15 duta besar negara sahabat juga turut hadir dalam momentum bersejarah tersebut.

Bagi Prof. Ilfi, peringatan satu abad Gontor menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara UIN Malang dan Pondok Modern Darussalam Gontor, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi.

“Bagi kami, satu abad Gontor ini merupakan momentum yang sangat penting. Capaian yang telah diraih Gontor selama seratus tahun tentu menjadi kebanggaan, termasuk bagi UIN Malang karena tidak sedikit alumni Darussalam yang melanjutkan pendidikan dan turut memberikan kontribusi bagi perkembangan kampus,” ujar Prof. Ilfi.

Ia menyampaikan bahwa UIN Malang memiliki komitmen untuk terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi lulusan pesantren. Menurutnya, santri lulusan Gontor perlu mendapatkan ruang yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Kami selalu membuka akses bagi lulusan pesantren, termasuk dari Gontor, untuk dapat melanjutkan kuliah di UIN Malang. Kami juga berharap bisa memberikan semacam golden ticket bagi santri-santri terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap prestasi mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Ilfi menegaskan bahwa sinergi UIN Malang dengan Gontor tidak hanya diarahkan pada penerimaan mahasiswa, tetapi juga pada penguatan kontribusi kader pesantren dalam pengembangan pendidikan Islam.

“Kami ingin terus mempererat silaturahmi dan kerja sama dengan Gontor. Kader-kader pesantren harus semakin banyak berkontribusi dalam memajukan pendidikan Islam. Tentu sinergi ini juga kami harapkan dapat berkembang dengan pondok-pondok pesantren lainnya,” tuturnya.

Menurut Prof. Ilfi, keberadaan alumni Gontor di lingkungan UIN Malang menjadi salah satu modal penting dalam membangun jembatan antara pendidikan pesantren dan pendidikan tinggi. Pengalaman, karakter, serta tradisi keilmuan yang dibangun di pesantren dinilai dapat menjadi kekuatan dalam pengembangan akademik dan kontribusi sosial mahasiswa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *