Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik-Pemerintahan » Garam Tunnel Pantai Modangan Bakal Jadi Komuditas Nasional

Garam Tunnel Pantai Modangan Bakal Jadi Komuditas Nasional

  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026

Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Kabupaten Malang merupakan salah satu daerah di Jawa Timur (Jatim), selain memiliki wilayah yang cukup luas, tetapi juga memiliki kekayaan alamnya yang melimpah, yang hal ini tidak semua daerah di Jatim ini memilikinya. Sehingga potensi kekayaan alam akan dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang untuk dikelola. Hal ini akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Seperti di wilayah Malang Selatan memiliki kekayaan alamnya yang melimpah, selain laut yang menghasilkan produksi ikan di pesisir Pantai Malang Selatan, juga terdapat Wisata Pantai yang memiliki panorama yang indah, hutan, pertanian, Perkebunan, dan tambang, namun juga memiliki kekayaan alam lainnya, yang kini juga terdapat produksi garam tunnel, yang berada di Pantai Modangan, Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Sehingga dengan diproduksinya garam tunnel tersebut, maka dihadiri Tenaga Ahli Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia yang sebagai Komisaris ID Food (Holding Pangan BUMN) Prof Dr Ali Agus, pada Minggu (4/1), untuk bersama-sama meninjau lokasi garam tunnel di Pantai Modangan.

Demikian disampaikan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Dr Budiar Anwar, Senin (5/1), kepada wartawan. Dikatakan, sebagaimana diketahui, Kecamatan Donomulyo memiliki kekayaan alam yang melimpah, sehingga menjadikannya sebagai salah satu kawasan sentra pertanian, perikanan, serta pariwisata di Kabupaten Malang. Sehingga kunjungan Tenaga Ahli Mentan itu, dalam rangka menghimpun informasi secara komprehensif terkait produk garam, mulai dari proses produksi hingga kualitas hasilnya.

“Selain itu, juga melihat langsung kondisi dan peran petani garam di daerah, yang diperoleh melalui Tenaga Ahli Mentan sebagai bahan masukan dalam perumusan kebijakan dan pengembangan sektor pergaraman yang akan datang,” kata dia.

Budiar menjelaskan, garam Tunnel sendiri merupakan sebuah sarana yang digunakan untuk mengeringkan atau mengkristalkan garam dengan cara membuat rangka kemudian ditutup dengan plastik UV di bagian atas, sehingga menyerupai terowongan. Produksi garam dengan sistem tunnel dianggap paling sesuai dengan kondisi lingkungan di wilayah Kabupaten Malang yang memiliki kondisi cuaca dengan curah hujan yang merata di sepanjang tahun. Sehingga dari hasil kunjungan Tenaga Ahli Mentan itu, nantinya akan dilaporkan hasil kegiatan peninjauan garam tunnel kepada Mentan.

“Kunjungan Tenaga Ahli Mentan itu, sekaligus juga mengajak ID Food selaku holding BUMN pangan untuk turut berperan dalam memasarkan produk hasil laut, khususnya garam yang produksi di Pantai Modangan,” ujarnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, kata Budiar, maka pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Tenaga Ahli Mentan atas kesediaannya meninjau garam tunnel yang berada di Pantai Modangan. Sehingga diharapkan, sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata di Kecamatan Donomulyo dapat semakin maju dan berkembang. Pemkab Malang selanjutnya juga akan terus mengembangkan potensi alam yang dimiliki Kabupaten Malang.

“Jika semua potensi alam bisa dikelola dengan maksimal, tentunya Kabupaten Malang sebagai daerah terkaya di Jatim,” pungkas Sekda.(*).

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: PWI Malang Raya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less