Peweimalang.com, Kota Malang – Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok, Kota Malang, sukses menjadi pusat perhatian dunia taekwondo nasional setelah sukses menggelar kejuaraan bergengsi Indonesia Super Fight 4.
Ajang yang berlangsung meriah sejak tanggal 2 hingga 4 Oktober 2026 ini tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara, melainkan juga medan evaluasi krusial bagi para atlet dalam menatap agenda olahraga tingkat berikutnya.
Berdasarkan data resmi akhir kejuaraan, persaingan ketat dan sengit mewarnai papan atas perolehan medali dari berbagai kontingen yang berpartisipasi.
Klasemen Akhir Papan Atas Medali
Kontingen PUSLATDA Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil keluar sebagai juara umum setelah memimpin klasemen akhir, dengan mengoleksi 9 Emas, 4 Perak, 3 Perunggu, dengan Total 16 Poin.
Di sisi lain, PUSLATDA Jawa Timur (Jatim) harus puas berada di posisi runner-up akibat selisih tipis perolehan medali emas dengan sang pemuncak klasemen, berhasil meraih 8 Emas, 4 Perak, 4 Perunggu, dengan total Raihan point 16.
Untuk peringkat tiga diduduki Satu Academy dengan raihan medali 6 Emas, 4 Perak, 1 Perunggu, dengan total 11 Poin.

Wakil Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Timur, Hendra Prastiyawan, mengungkapkan bahwa atmosfer kompetitif terlihat sangat jelas dari ketatnya selisih medali di papan atas klasemen.
Usai kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua Umum Pengprov TI Jatim ini, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kontingen Jawa Timur atas pencapaian sebagai Juara Umum Kedua.
“Terima kasih atas pencapaian luar biasa untuk atlet Puslatda TI Jatim dengan perolehan Juara Umum ke-2 pada kejuaraan Indonesia Super Fight Piala Ketua Umum Pengprov TI Jatim. Pada ajang ini, Pengprov TI Jatim turun dengan kekuatan penuh 20 atlet, yang terdiri dari 6 atlet senior dan 14 atlet junior,” ungkap Hendra.
Ia juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kejuaraan ini merupakan langkah awal yang sangat strategis bagi pembinaan prestasi jangka panjang.
“Event ini kami gunakan untuk mengasah dan mempertajam jam terbang para atlet Jawa Timur agar lebih siap menghadapi berbagai event penting ke depannya, baik di level nasional maupun internasional,” pungkasnya.





