Peweimalang.com, Kabupaten Malang – Atlet gulat Indonesia Varadisa Septi Putri Hidayat yang merupakan warga Desa Wringinanom Kec Poncokusumo Kabupaten Malang, telah mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2026 Aichi Nagoya Jepang. Ajang yang diikuti di nomor Women’s Freestyle 76 kilogram.
Prestasi yang sudah diraih Varadisa sebelumnya, pernah meraih medali perak pada nomor Women’s Freestyle 76 kilogram di SEA Games 2023 di Kamboja. Selain itu, Varadisa juga berprestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, yang berhasil menyabet medali emas di kelas 76 kilogram Gaya Bebas Putri untuk kontingen Jawa Timur (Jawa Timur) setelah mengalahkan pegulat Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sedangkan prestasi yang membanggakan ini juga merupakan keberhasilan dirinya mempertahankan gelar serupa yang pernah ia raih pada PON XX 2021 di Papua. Sehingga prestasi Varadisa terus mengalir dan juga melanjutkan tren positifnya dengan meraih medali emas pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri yang digelar di Kudus, Jawa Tengah (Jateng). Di mana dia mengalahkan pegulat asal Sumatera Utara di babak final.
Sebagai warga asli Kabupaten Malang, konsistensi Varadisa dari tingkat daerah, nasional (PON), hingga internasional seperti SEA Games, Korea Open, Islamic Solidarity Games, dan Asian Games menjadikannya salah satu aset sekaligus kebanggaan terbesar bagi dunia gulat Indonesia.
Sedangkan prestasi yang diraih Varadisa tidak lepas dari Camp Gulat S Timan yang berada di Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, yang menjadi saksi sejarah perjuangan dia dalam mengukir prestasi. Karena awal berlatih olahraga gulat di Camp S Timan.
Hal ini dibenarkan, Pelatih Camp S Timan Sulastiman, Minggu (27/9), kepada wartawan, bahwa Varadisa Septi Putri Hidayat merupakan anak didik saya dalam berlatih gulat. Dan mulai awal masuk camp sudah menunjukkan semangatnya dalam berlatih dan tidak mengenal lelah. Sehingga dengan semangat dan perjuangannya, maka sudah pantas dia banyak mengukir prestasi dalam ajang kejuaraan olahraga gulat.
Menurutnya, Varadisa berangkat ke Jepang, pada Sabtu (26/9), kemarin, namun sebelumnya ada kendala saat latihan di Uzbekistan. Semoga dalam mengikuti ajang Asian Games 2026 Aichi Nagoya Jepang berjalan lancar.
“Saya mohon doanya agar Varadisa bisa mengukir prestasi dan kembali membawa pulang medali emas. Tentunya, untuk membawa nama harum bangsa Indonesia, dan tanah kelahirannya yakni Kabupaten Malang,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang Darmadi berharap Varadisa bisa membawa nama harum bangsa Indonesia di ajang Internasional dengan membawa medali emas dan membaggakan Kabupaten Malang.
“Sebelumnya, Varadisa sudah mengikuti ajang olahraga gulat baik di tingkat Asia maupun nasional, dan selalu membawa nama harum bangsa Indonesia dan Kabupaten Malang,” tuturnya.(*).





